Jakarta, 19 November 2025 – Industri perkeretaapian Indonesia mencatat pertumbuhan positif dengan total 45.814.270 penumpang yang menggunakan layanan Kereta Api Jarak Jauh dan Lokal sepanjang Januari hingga Oktober 2025. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 7,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024 yang hanya mencapai 42.767.667 penumpang. Pertumbuhan ini mengindikasikan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai moda transportasi yang nyaman dan terpercaya.
Di antara berbagai layanan yang tersedia, jalur Joglosemarkerto tampil sebagai rute paling diminati wisatawan dan pelancong. Kedua relasi kereta ini berhasil mendominasi peringkat teratas dengan total penumpang mencapai lebih dari 800 ribu orang. Popularitas rute ini didorong oleh konektivitas yang menghubungkan kota-kota besar di Jawa Tengah dan DIY yang kaya akan destinasi wisata menarik.
Anne Purba selaku Vice President Public Relations KAI menjelaskan bahwa pertumbuhan jumlah penumpang tidak terlepas dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam menjaga kualitas layanan. “KAI terus berupaya menjaga kualitas layanan dan memastikan konektivitas antardaerah berjalan optimal, sehingga masyarakat menjadikan kereta api sebagai pilihan utama untuk berpergian,” jelas Anne. Peningkatan ini juga mencerminkan strategi KAI dalam menghadirkan pengalaman perjalanan yang memuaskan bagi pelanggan.
Keberhasilan meningkatkan jumlah penumpang menjadi motivasi bagi KAI untuk terus melakukan modernisasi layanan dan digitalisasi sistem perjalanan. Perusahaan berkomitmen menjadikan kereta api sebagai tulang punggung transportasi publik yang andal dan berorientasi pada kepuasan pelanggan. Dengan tren positif ini, KAI optimis dapat terus berkontribusi dalam mendukung mobilitas masyarakat serta pertumbuhan ekonomi regional di seluruh Indonesia.
(Redaksi)

