Jakarta, 25 November 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) menetapkan kesiapan penuh dalam menghadapi Masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), dengan harapan peningkatan mobilitas masyarakat akhir tahun dapat berjalan dengan aman dan lancar. Periode Nataru yang berlangsung selama 18 hari (18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026) menjadi fokus KAI untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan.
Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menyampaikan bahwa masa libur panjang Nataru adalah momentum penting bagi masyarakat untuk berkumpul dengan keluarga, dan KAI Group telah menyiapkan layanan secara menyeluruh. KAI telah menyiapkan total 40.493 perjalanan kereta api, didukung oleh peningkatan kapasitas angkut 8,9 persen dari Nataru sebelumnya.
Keselamatan ditetapkan sebagai prioritas utama. Kesiapan teknis didukung oleh penguatan infrastruktur berupa pemasangan 84.525 meter rel baru yang bertujuan meningkatkan kestabilan perjalanan. Selain itu, “Kami menetapkan keselamatan sebagai tujuan utama, menjaga performansi perjalanan, dan meningkatkan kenyamanan pelanggan pada seluruh tahapan perjalanan,” tegas Bobby Rasyidin.
Kesiapan penuh ini juga melibatkan pengerahan 2.483 petugas tambahan di lapangan yang siap menjaga keamanan, serta penempatan sarana back up seperti 19 lokomotif dan 17 kereta pembangkit di lokasi strategis. KAI mengajak masyarakat untuk merencanakan perjalanan sejak awal, mengingat 595.798 tiket Kereta Jarak Jauh telah terjual hingga 25 November 2025.
(Redaksi)

