Madiun, 24 November 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun telah mengambil langkah strategis untuk meningkatkan 12 destinasi wisata unggulan dengan meluncurkan program pariwisata tematik “Rail Tour Jawa Timur” pada 30 Oktober 2025. Inisiatif ini merupakan penegasan komitmen KAI untuk berperan aktif sebagai pendorong utama pertumbuhan ekonomi daerah, di samping perannya sebagai operator transportasi. Program ini merupakan hasil sinergi kuat antara PT KAI dan dua belas pemerintah daerah (pemda) di Jawa Timur, yang melibatkan Dinas Pariwisata dan Dinas Komunikasi dan Informatika. Tujuan utamanya adalah menjadikan jaringan perkeretaapian sebagai tulang punggung untuk menyajikan pengalaman wisata yang berkelanjutan.
Program “Rail Tour Jawa Timur” dirancang khusus untuk menawarkan pengalaman perjalanan yang terpadu dan unik. Kereta api dijadikan moda transportasi utama yang secara efektif menghubungkan berbagai destinasi wisata di Jawa Timur, khususnya di wilayah Daop 7 Madiun, dengan kemudahan dan kenyamanan. Inisiatif ini mengusung tajuk “Keliling Dunia Tanpa Paspor,” yang mengajak wisatawan menjelajahi kekayaan sejarah, budaya, dan alam lokal Jawa Timur yang bernilai setara dengan petualangan global. KAI berharap program ini dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke destinasi-destinasi tersebut hingga 47% dalam satu periode operasional.
Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul, menjelaskan bahwa program ini adalah bentuk kolaborasi lintas sektor yang sangat dibanggakan, mencakup pemerintah daerah, KAI, dan pelaku industri pariwisata lokal. Ia menambahkan, program ini bertujuan memberikan kesan perjalanan yang baru. Perjalanan yang ditawarkan tidak hanya mengutamakan kenyamanan, tetapi juga sarat akan nilai edukasi, sejarah, dan budaya. Paket-paket wisata yang disiapkan sangat beragam, meliputi Paket Wisata Kota Pecel Madiun, Kota Angin Nganjuk, Kota Santri Jombang, Kota Tua Kediri, Kota Sejuta Pantai Tulungagung, dan Kota Bumi Bung Karno Blitar, dengan fokus pada 12 destinasi wisata yang diperkuat.
“Jaringan perkeretaapian kami siap menjadi jalur utama menuju petualangan baru di Jawa Timur,” tegas Zainul dalam pernyataan tertulisnya pada Senin (24/11/2025). Melalui inisiatif ini, Daop 7 Madiun bersama para mitra berharap dapat mendorong pergerakan wisatawan domestik dan mancanegara. Selain itu, program ini juga ditujukan untuk menguatkan pergerakan ekonomi daerah melalui peningkatan jumlah kunjungan dan transaksi di sektor UMKM, serta memicu lahirnya peluang usaha kreatif baru di sekitar stasiun, menjadikannya katalisator kebangkitan pariwisata. (Redaksi)

