Jakarta, 7 Oktober 2025 – Popularitas aplikasi Access by KAI terus meningkat seiring dengan meningkatnya kepercayaan publik terhadap layanan digital PT Kereta Api Indonesia (Persero). Hingga akhir September 2025, jumlah pengguna aktif aplikasi ini dalam 30 hari terakhir mencapai 8,23 juta, dari total 25,86 juta akun terdaftar.

Capaian tersebut tidak hanya menunjukkan keberhasilan dalam menarik minat pengguna baru, tetapi juga menegaskan loyalitas pelanggan terhadap layanan digital KAI. Di periode yang sama, Access by KAI mencatat 19,36 juta transaksi tiket, naik 15,1 persen dibanding tahun sebelumnya.

Menurut Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, pertumbuhan pesat ini menjadi bukti bahwa strategi digitalisasi perusahaan berjalan dengan baik dan diterima positif oleh masyarakat.

“KAI terus mendengarkan masukan pelanggan dan menjadikannya dasar pengembangan layanan. Access by KAI bukan hanya aplikasi pembelian tiket, tetapi bagian dari gaya hidup digital yang mendukung mobilitas hijau,” ujar Anne.

Kini Access by KAI bukan hanya alat pemesanan tiket, tetapi juga sarana untuk memenuhi berbagai kebutuhan perjalanan. Aplikasi ini memungkinkan pengguna memesan hotel, membayar tagihan listrik, menggunakan layanan E-Porter, hingga terhubung dengan transportasi lain seperti KA Bandara, Whoosh, dan LRT Jabodebek.

Selain kemudahan itu, fitur carbon footprint memberi nilai tambah yang mendorong pelanggan untuk lebih sadar terhadap emisi karbon dari setiap perjalanan mereka. Inovasi ini menegaskan komitmen KAI dalam mendukung mobilitas hijau berbasis teknologi.

“Kami ingin setiap pelanggan merasakan bahwa transformasi digital KAI lahir dari aspirasi mereka. Access by KAI akan terus kami kembangkan sebagai mitra perjalanan yang nyaman, praktis, dan berorientasi pada masa depan hijau,” tutup Anne. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *