Jakarta, 12 Agustus 2025 – Investasi dalam pengembangan sumber daya manusia menjadi salah satu pilar utama keberhasilan kerjasama KAI dan Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat, dengan program capacity building yang komprehensif untuk meningkatkan kompetensi profesional di sektor transportasi. Program ini dirancang untuk memastikan bahwa pertumbuhan operasional yang signifikan didukung oleh SDM yang berkualitas dan adaptable terhadap perkembangan teknologi dan standar layanan internasional.
Program pelatihan berkelanjutan meliputi technical skills dalam maintenance dan operasional kereta api, customer service excellence, safety management, dan digital literacy yang essential untuk era transformasi digital. Dengan pertumbuhan spektakuler seperti KA Lokal yang mencapai 118% dan Commuter Line yang tumbuh 17,25%, kebutuhan akan SDM yang terlatih dan kompeten menjadi semakin critical untuk menjaga kualitas layanan.
Kerjasama dengan berbagai institusi pendidikan dan training provider memungkinkan pengembangan curriculum yang sesuai dengan kebutuhan industri dan standard internasional. Program magang, scholarship, dan certification yang diselenggarakan memberikan pathway yang jelas bagi generasi muda untuk berkarir di industri transportasi, sekaligus memastikan sustainable talent pipeline untuk mendukung proyeksi pertumbuhan jangka panjang.
Anne Purba menegaskan komitmen KAI terhadap human capital development. “SDM adalah aset paling berharga kami, dan investasi dalam pengembangan kompetensi merupakan foundation untuk memberikan layanan berkualitas tinggi dan mencapai operational excellence,” ungkap Anne. Dengan target ambisius melayani 5.097.324 penumpang di Stasiun Yogyakarta pada 2029, program pengembangan SDM yang sistematis dan berkelanjutan menjadi kunci sukses untuk merealisasikan visi tersebut dengan maintaining service quality dan safety standards yang tinggi.
(Redaksi)

