Jakarta, 25 November 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) menetapkan kesiapan penuh untuk Masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) dengan menitikberatkan pada pemenuhan Standar Pelayanan Minimum (SPM). KAI secara intensif melaksanakan ramp check bersama DJKA (Direktorat Jenderal Perkeretaapian) di seluruh wilayah operasi. Pemeriksaan ini menjamin bahwa baik sarana (kereta) maupun prasarana (stasiun) memenuhi standar tertinggi sebelum periode angkutan yang berlangsung 18 hari dimulai.
Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menjelaskan bahwa masa libur panjang Nataru adalah momentum penting, dan keandalan transportasi menjadi faktor kunci kelancaran perjalanan. Oleh karena itu, KAI memastikan kualitas layanan melalui pemeriksaan menyeluruh, termasuk pemeriksaan jalur dengan Kereta Inspeksi pada 2–4 Desember 2025, dan pemasangan 84.525 meter rel baru yang telah meningkatkan kualitas kestabilan perjalanan.
Keselamatan dan kenyamanan pelanggan adalah prioritas. Untuk pelayanan, KAI menambah 170 Customer Service Mobile (CSM) dan menghadirkan program tematik seperti dekorasi stasiun dan kereta bernuansa akhir tahun. KAI juga memberikan kemudahan melalui Program Motis dengan kapasitas angkut 5.568 unit motor, serta menyediakan diskon 30 persen tiket Ekonomi Komersial untuk 1.509.080 pelanggan.
“Kami memastikan layanan KAI siap mendukung masyarakat menikmati perjalanan akhir tahun dengan aman dan lancar,” kata Bobby Rasyidin. KAI mengajak masyarakat untuk merencanakan perjalanan sejak awal, mengingat total 2.969.540 tempat duduk disediakan. Hingga 25 November 2025, sebanyak 595.798 tiket telah terjual, menunjukkan animo masyarakat yang tinggi terhadap kesiapan penuh KAI di Nataru.
(Redaksi)

