Palembang, 6 Desember 2025 – Menghadapi potensi cuaca ekstrem yang diprediksi terus meningkat pada penghujung tahun, KAI Divisi Regional III Palembang menerapkan sistem pengawasan 24 jam penuh pada seluruh titik jalur rawan. Langkah intensif ini menjadi strategi utama untuk memastikan perjalanan kereta api tetap aman dan lancar selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026.
Peningkatan intensitas hujan yang dapat menyebabkan tanah labil, longsor, maupun banjir, mendorong KAI Divre III memperketat penjagaan di 17 titik Daerah Penanganan Khusus (Dapsus). Pengawasan dilakukan secara berlapis agar setiap perubahan kondisi dapat dideteksi dengan cepat.
Manager Humas Divre III Palembang, Aida Suryanti, menegaskan bahwa pengawasan tanpa jeda menjadi kebutuhan mutlak dalam memastikan keamanan operasional. Menurutnya, setiap pergeseran atau perubahan kecil pada struktur tanah harus segera ditindaklanjuti.
“Cuaca ekstrem bukan sekadar ancaman teknis, tetapi faktor risiko serius terhadap stabilitas jalur kereta api. Karena itu, KAI Divre III Palembang menjalankan pola operasi siaga dengan memperkuat penjagaan jalur. Setiap titik rawan dan pergerakan tanah kami pantau, dan setiap potensi ancaman direspon cepat,” tegas Aida.
Sistem pengawasan 24 jam ini dilakukan melalui kombinasi patroli rutin, inspeksi teknis, serta pemantauan berkala setelah hujan deras. Dengan pola rotasi, seluruh petugas tetap dapat menjalankan tugas secara optimal tanpa mengurangi ketelitian.
Divre III juga memastikan jalur yang memiliki sejarah gangguan mendapatkan pengawasan ekstra, termasuk daerah dengan struktur tanah berlapis atau yang dekat dengan aliran air. Keberadaan posko siaga turut mempercepat koordinasi antarpetugas.
Selain itu, alat komunikasi dan peralatan teknis lapangan disiapkan untuk mendukung tindakan cepat ketika ditemukan anomali pada jalur. Setiap laporan dari petugas langsung ditangani melalui instruksi teknis yang terkoordinasi.
Dengan langkah pengawasan yang menyeluruh ini, KAI berharap keamanan perjalanan KA tetap terjaga meski kondisi cuaca tidak bersahabat. Kesiapsiagaan penuh menjadi kunci untuk memberikan perlindungan maksimal kepada pelanggan. (Redaksi)

