Jakarta, 27 November 2025 – Transportasi inklusif menjadi agenda utama dalam kerja sama antara Pemprov Jawa Barat dan PT KAI (Persero). Upaya ini bertujuan menghadirkan layanan transportasi rel yang dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat termasuk penyandang disabilitas, lansia, dan kelompok rentan lainnya.​

Penataan kawasan stasiun dirancang dengan konsep ramah disabilitas, dilengkapi dengan fasilitas aksesibilitas seperti jalur landai, lift, dan penanda khusus. Bobby Rasyidin, Direktur Utama KAI, menegaskan bahwa stasiun harus mencerminkan wajah yang inklusif bagi semua pengguna.​

Joint Working Group akan melakukan kajian kebutuhan aksesibilitas dan menyusun rencana implementasi yang disesuaikan dengan standar internasional. Monitoring berkala dilakukan untuk memastikan transportasi inklusif benar-benar terwujud di lapangan.​

Dengan transportasi inklusif yang terjaga, Pemprov Jawa Barat dan KAI berharap dapat memberikan hak yang sama bagi semua masyarakat untuk mengakses layanan transportasi publik yang berkualitas.
(Redaksi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *