Jakarta, 27 November 2025 – Pengembangan akses pedesaan menjadi prioritas dalam kerja sama antara Pemprov Jawa Barat dan PT KAI (Persero). Dengan jaringan 98 stasiun aktif yang tersebar di berbagai wilayah, transportasi rel diharapkan dapat menjangkau hingga ke daerah perdesaan dan membuka akses ekonomi yang lebih luas.
Pengembangan identitas layanan mencakup skema yang memperluas akses ekonomi dari wilayah perkotaan hingga perdesaan. Bobby Rasyidin, Direktur Utama KAI, menyatakan bahwa kereta api mampu menjangkau wilayah yang luas sambil tetap menjaga keindahan alam Jawa Barat.
Penataan stasiun-stasiun di wilayah perdesaan juga menjadi agenda penting agar dapat berfungsi sebagai simpul ekonomi yang menggerakkan aktivitas perdagangan dan distribusi produk lokal. Joint Working Group akan melakukan monitoring untuk memastikan pengembangan akses pedesaan memberikan manfaat nyata.
Dengan pengembangan akses pedesaan yang optimal, diharapkan kesenjangan pembangunan antara kota dan desa dapat diperkecil serta peluang ekonomi masyarakat perdesaan semakin terbuka lebar.
(Redaksi)

