Jakarta, 8 September 2025 – KAI Services menyelenggarakan program pembinaan intensif selama lima hari berturut-turut untuk membahas Standar Operasional Prosedur pencegahan pelecehan seksual. Program yang berlangsung dari tanggal 8 hingga 12 September 2025 ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam menciptakan transportasi yang aman.
Hari pertama pembinaan diikuti oleh 100 personel satuan keamanan stasioner dari Wilayah 1 yang bertugas di berbagai lokasi strategis. Para peserta berasal dari stasiun-stasiun penting seperti Stasiun Bogor hingga Stasiun Duren Kalibata, serta petugas dari Dipo KRL Depok dan Dipo KRL Bogor.
Tim pemateri dari Unit ROS Kantor Pusat menyampaikan materi komprehensif tentang berbagai aspek pelecehan seksual. Pembahasan meliputi landasan hukum berdasarkan Undang-undang Nomor 12 Tahun 2022, identifikasi berbagai bentuk pelecehan, serta prosedur penanganan yang harus diikuti oleh setiap petugas keamanan.
Manager Corporate Communication KAI Services, Nyoman Suardhita, menegaskan pentingnya program pembinaan berkelanjutan ini. “KAI Services senantiasa membekali para satuan keamanan dengan pengetahuan teknis bagaimana menghadapi berbagai situasi di lapangan termasuk kejadian pelecehan seksual,” jelasnya dalam keterangan resmi.
(Redaksi)

