Jakarta, 13 Agustus 2025 – Pemberhentian dengan hormat terhadap jajaran komisaris dan direksi lama menandai transisi kepemimpinan PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang dilakukan secara profesional dan menghargai kontribusi yang telah diberikan. Didiek Hartantyo sebagai Direktur Utama dan delapan pejabat lainnya diberhentikan dengan hormat berdasarkan keputusan pemegang saham untuk melakukan penyegaran kepemimpinan.
Transisi kepemimpinan yang ditandai pemberhentian hormat ini mencerminkan tata kelola perusahaan yang baik dalam pengelolaan BUMN, dimana pergantian dilakukan secara transparan dan profesional. Pemberhentian Hadis Surya Palapa sebagai Direktur Niaga, Rudi As Aturridha sebagai Direktur Pengembangan Usaha dan Kelembagaan, serta John Robertho sebagai Direktur Perencanaan Strategis menunjukkan penataan ulang yang menyeluruh.
Apresiasi terhadap kontribusi jajaran lama menunjukkan bahwa transisi kepemimpinan dilakukan dengan menghormati warisan dan pencapaian yang telah diraih. Pengakuan terhadap dedikasi komisaris lama seperti Chairul Anwar dan Sri Paduka Mangkoenagoro X menunjukkan nilai-nilai penghargaan dalam budaya organisasi KAI.
EVP of Corporate Secretary KAI Raden Agus Dwinanto Budiadji menyampaikan apresiasi mendalam. Agus mewakili manajemen KAI juga menyampaikan terima kasih kepada Johan Bakti Porsea Sirait, Chairul Anwar, Sri Paduka Mangkoenagoro X, Rochadi, Didiek Hartantyo, Hadis Surya Palapa, Rudi As Aturridha, Rosma Handayani, dan John Robertho atas pengabdian, dedikasi, serta kontribusi yang telah diberikan dalam memajukan KAI.
(Redaksi)

