Jakarta, 30 Oktober 2025 – Sistem pembayaran digital KAI Group menjadi pendukung utama gerakan non tunai di sektor transportasi publik Indonesia. Komitmen perusahaan ini sejalan dengan Gerakan Nasional Non-Tunai yang digagas Bank Indonesia sejak 2014.
Data terkini menunjukkan bahwa selama sembilan bulan pertama tahun 2025, KAI Group melayani 369 juta pelanggan dengan peningkatan 8,16 persen dari periode yang sama tahun lalu. Angka ini menjadi kontribusi nyata terhadap gerakan nasional menuju masyarakat nontunai.
Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menyatakan bahwa dukungan terhadap gerakan non tunai merupakan komitmen jangka panjang. “Sebanyak 91,05 persen transaksi tiket kereta jarak jauh dan lokal kini dilakukan secara nontunai,” jelas Anne. Ia menegaskan bahwa transportasi publik harus menjadi motor perubahan menuju budaya nontunai.
Dukungan KAI Group terhadap gerakan non tunai terlihat dari penerapan sistem pembayaran digital di seluruh layanannya. Tercatat 40,9 juta pelanggan membeli tiket kereta api jarak jauh dan lokal melalui kanal digital, sementara layanan perkotaan seperti KAI Commuter dan LRT Jabodebek sudah sepenuhnya nontunai. Langkah ini memastikan bahwa transportasi berbasis rel menjadi contoh sukses gerakan nasional.
(Redaksi)

