Jakarta, 3 November 2025 – Program pelatihan selama dua bulan di Sekolah Polisi Negara Polda Jawa Barat menjadi bekal utama bagi 13 personel Polisi Khusus Kereta Api baru di PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 5 Purwokerto. Durasi pelatihan yang cukup panjang ini memastikan bahwa setiap personel mendapatkan pembekalan yang komprehensif dan mendalam. Perusahaan tidak mengambil jalan pintas dalam mempersiapkan petugas keamanan, melainkan memastikan standar kualitas yang tinggi.
Selama dua bulan pendidikan, para calon Polsuska menjalani berbagai program yang dirancang untuk membentuk petugas keamanan yang profesional. Mereka mendapatkan materi tentang pengamanan perjalanan kereta api, penanganan situasi darurat, teknik komunikasi, hingga pelayanan kepada penumpang. Setiap aspek pelatihan dirancang untuk mempersiapkan mereka menghadapi realitas tugas di lapangan dengan segala kompleksitasnya.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, Krisbiyantoro, menekankan pentingnya pelatihan yang memadai dalam membentuk Polsuska yang berkualitas. Ia menjelaskan bahwa dalam pelatihan yang dijalani, para Polsuska baru mendapatkan berbagai materi, mulai dari pengamanan perjalanan kereta api hingga pelayanan prima. “Dengan tambahan ini, total Polsuska di wilayah Daop 5 kini mencapai 116 orang, ditambah 147 petugas keamanan yang berjaga di stasiun dan fasilitas operasional. Kami ingin memastikan pelanggan merasa aman mulai dari berangkat sampai tiba di tujuan,” jelasnya.
Pelatihan dua bulan ini menjadi investasi berharga bagi KAI Daop 5 Purwokerto dalam membangun sumber daya manusia keamanan yang berkualitas. Perusahaan yakin bahwa personel yang terlatih dengan baik akan mampu memberikan kontribusi maksimal dalam menjaga keamanan penumpang. Dengan pembekalan yang komprehensif, para Polsuska baru siap menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme untuk memberikan perlindungan terbaik kepada seluruh penumpang kereta api.
(Redaksi)

