Jakarta, 30 September 2025 – Target optimalisasi waktu tempuh akhirnya tercapai dengan normalisasi operasional KA Pandanwangi. PT KAI Daop 9 Jember berhasil mewujudkan komitmennya untuk memberikan perjalanan yang lebih efisien setelah kondisi infrastruktur jalan di Gumitir membaik secara signifikan.

Optimalisasi ini merupakan hasil dari perencanaan matang dan evaluasi berkelanjutan terhadap pola operasional yang paling efektif. Dengan mengurangi jumlah pemberhentian dari empat belas menjadi delapan stasiun, waktu yang terbuang untuk proses naik turun penumpang dapat diminimalkan. Efisiensi ini langsung dirasakan penumpang dalam bentuk perjalanan yang lebih cepat.

Menurut Cahyo Widiantoro, optimalisasi adalah bagian dari komitmen jangka panjang KAI. “Mulai 1 Oktober 2025, KA Pandanwangi akan kembali melayani pemberhentian di stasiun Jember, Kalisat, Kalibaru, Kalisetail, Temuguruh, Rogojampi, Banyuwangi Kota, dan Ketapang saja. Ini merupakan langkah KAI untuk memaksimalkan kecepatan perjalanan dan kenyamanan pelanggan, sehingga waktu tempuh Jember ke Ketapang dan sebaliknya dapat lebih optimal,” jelasnya.

Keberhasilan optimalisasi ini diharapkan dapat menjadi model bagi jalur-jalur kereta api lain di Indonesia. Dengan pendekatan yang terukur dan berbasis data, KAI dapat terus meningkatkan efisiensi operasional di seluruh jaringan kereta api nasional. Ini adalah langkah penting menuju sistem transportasi kereta api yang modern dan kompetitif.

(Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *