Jakarta, 6 Agustus 2025 – Kecepatan respon menjadi salah satu keberhasilan yang ditonjolkan KAI Daop 5 Purwokerto dalam penerapan Operasional Putih. Kepala Satuan Pengawas Jalur, Andi Prasetya, memaparkan bahwa seluruh laporan gangguan kini diproses dalam waktu rata-rata kurang dari 15 menit sejak diterima. “Semakin cepat kami turun ke lapangan, semakin kecil risiko keterlambatan,” ujarnya.

Andi mengungkapkan, petugas siaga ditempatkan di beberapa titik strategis jalur utama dan jalur alternatif, lengkap dengan peralatan perbaikan ringan. “Begitu menerima sinyal adanya gangguan, mereka langsung bergerak tanpa menunggu instruksi lanjutan,” jelasnya.

Di sisi koordinasi, penggunaan aplikasi internal Incident Tracker mempercepat pengiriman foto, video, dan update kondisi jalur kepada pusat kendali. Dengan demikian, keputusan pengalihan perjalanan atau perbaikan dapat diambil segera.

“Budaya kerja baru ini adalah bagian dari Operasional Putih yang akan kami pertahankan di masa depan,” tegas Andi. “Kami tidak ingin menunggu masalah berkembang baru bertindak—kami bergerak saat tanda awal muncul.”
(Redaksi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *