Jakarta, 6 Agustus 2025 – KAI Daop 5 Purwokerto menerapkan penyesuaian jadwal dinamis untuk menjaga ketepatan waktu selama fase Operasional Putih pasca gangguan Pegadenbaru. Manager Perencanaan Grafik Perjalanan, Nur Aini, mengungkapkan sistem penjadwalan adaptif ini memungkinkan perubahan waktu tempuh hingga margin lima menit tanpa mempengaruhi jadwal akhir. “Tujuannya adalah mengurangi potensi keterlambatan berantai,” ujarnya.
Metode ini memanfaatkan data real-time dari pos pengendali perjalanan di setiap stasiun untuk memutuskan apakah kereta perlu dipercepat atau diperlambat sesuai kondisi jalur. “Jika jalur depan longgar, sistem memberi sinyal percepatan, dan sebaliknya bila ada kepadatan,” jelas Nur Aini.
Selain itu, KAI memanfaatkan slot cadangan di grafik perjalanan untuk mengakomodasi kereta yang memerlukan penyesuaian mendadak. Dengan begitu, tidak ada kereta yang harus berhenti lama di stasiun hanya untuk menunggu jadwal. “Optimisasi ini sangat mendukung target Operasional Putih,” tambahnya.
Nur Aini menegaskan pembaruan ini akan terus digunakan bahkan setelah situasi kembali normal. “Efisiensi penjadwalan adalah investasi jangka panjang, bukan hanya solusi darurat,” pungkasnya.
(Redaksi)

