Jakarta, 6 Agustus 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto mengumumkan bahwa perjalanan kereta di wilayahnya telah kembali sepenuhnya normal pasca gangguan di jalur Pegadenbaru, Daop 3 Cirebon. Manager Pengendalian Operasi, Bayu Wicaksono, menyampaikan seluruh kereta penumpang dan barang telah beroperasi sesuai jadwal, termasuk perjalanan KA Gamao Tanker yang kembali tepat waktu. “Kami melakukan serangkaian tindakan cepat untuk memastikan kelancaran operasional,” ujarnya.
Pemulihan dilakukan melalui koordinasi intensif antar-daop dan pengujian peralatan di lapangan, termasuk pengecekan wesel, rel, dan sinyal. Peralatan deteksi kerusakan seperti Thermal Hot-Box Detector di Stasiun Maos juga dioperasikan untuk mendeteksi potensi gangguan pada roda kereta. “Dengan metode ini, kami dapat mengidentifikasi masalah sebelum berdampak pada pelanggan,” jelas Bayu.
Selain itu, KAI memberikan kebijakan refund penuh kepada penumpang yang perjalanannya terganggu, berlaku hingga 7×24 jam setelah jadwal keberangkatan. Mekanisme ini dapat dilakukan langsung di stasiun atau secara daring melalui Contact Center 121 dan fitur VoIP aplikasi Access by KAI. “Kemudahan ini kami berikan agar pelanggan tidak kesulitan mengklaim haknya,” tambahnya.
Bayu menegaskan, penerapan Operasional Putih akan terus menjadi pedoman dalam menjaga kelancaran perjalanan di masa depan. “Pemulihan ini adalah bukti kesiapan kami menghadapi situasi darurat tanpa mengorbankan pelayanan,” pungkasnya.
(Redaksi)

