Jakarta, 27 Oktober 2025 – Operasional kereta api di wilayah Daerah Operasi 5 Purwokerto telah kembali normal sepenuhnya, dengan semua keberangkatan kereta api berhasil dilaksanakan tepat sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Pulihnya operasional ini menandai berakhirnya dampak gangguan operasional yang sempat terjadi pada akhir pekan lalu, memberikan harapan baru kepada seluruh penumpang bahwa layanan perjalanan kereta api kembali dapat diandalkan dan berjalan lancar.
Pagi hari Senin (27/10), kereta api utama dari wilayah Daop 5 Purwokerto berhasil memulai perjalanan mereka dengan tepat waktu. KA Cakrabuana relasi Purwokerto–Gambir berangkat pukul 05.30 WIB dari Stasiun Purwokerto, sementara KA Sawunggalih relasi Kutoarjo–Pasarsenen juga berangkat pukul 06.30 WIB dari Stasiun Kutoarjo. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa sistem operasional dan infrastruktur kereta api telah kembali berfungsi optimal setelah mengalami gangguan.
Sejumlah kereta api keberangkatan dari Jakarta yang melintasi wilayah Daop 5 juga turut beroperasi dengan ketepatan waktu yang memuaskan. Dari Stasiun Gambir, berbagai kereta api premium berhasil berangkat tepat waktu, mulai dari KA 46 Taksaka (Gambir–Yogyakarta) pukul 07.45, KA 16 Argo Dwipangga (Gambir–Solo) pukul 08.50, hingga KA 62 Manahan (Gambir–Solo) pukul 10.30. Demikian juga dari Stasiun Pasarsenen, sejumlah kereta api berhasil berangkat tepat sesuai jadwal, mencakup berbagai relasi menuju Solo, Yogyakarta, Surabaya, dan wilayah lainnya.
“KAI berhasil memulihkan operasional, sehingga pelanggan kembali dapat menikmati perjalanan yang lancar dan tepat waktu,” ungkap Manager Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto, Krisbiyantoro. Ia juga menekankan komitmen KAI untuk terus memberikan pelayanan terbaik melalui peningkatan keandalan sarana, prasarana, dan kesiapan sumber daya manusia, dengan menegaskan bahwa ketepatan waktu adalah bentuk nyata komitmen KAI dalam memberikan pelayanan prima kepada semua masyarakat pengguna kereta api.
(Redaksi)

