13 April 2026 – Pertandingan sengit tersaji di Stadion Ennio Tardini ketika Napoli gagal membawa pulang kemenangan dalam lanjutan Serie A. Menghadapi tuan rumah Parma, sang juara bertahan harus puas dengan hasil imbang 1-1 setelah melalui duel yang berlangsung ketat.

Laga baru berjalan kurang dari satu menit ketika Parma langsung mengejutkan tim tamu. Gabriel Strefezza mencetak gol cepat hanya dalam hitungan detik, memanfaatkan umpan dari Nesta Elphege. Sepakan terarah ke sudut bawah gawang membuat Napoli tertinggal sejak awal dan memaksa mereka mengubah pendekatan permainan.

Tertinggal cepat membuat Napoli segera mengambil alih kendali pertandingan. Mereka meningkatkan penguasaan bola dan mencoba membongkar pertahanan rapat Parma. Kevin De Bruyne sempat mengancam melalui tembakan jarak jauh, namun upayanya berhasil diamankan oleh kiper Zion Suzuki yang tampil solid sepanjang laga.

Menjelang akhir babak pertama, Napoli kembali mendapat peluang emas melalui sundulan Mathías Olivera. Namun sekali lagi, Suzuki menunjukkan refleks luar biasa untuk menjaga keunggulan timnya tetap bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, tekanan Napoli akhirnya membuahkan hasil. Pada menit ke-60, Scott McTominay sukses menyamakan kedudukan setelah memanfaatkan umpan pendek dari Rasmus Højlund. Gol tersebut memberikan energi baru bagi tim tamu untuk terus menekan.

Napoli nyaris berbalik unggul hanya beberapa menit kemudian. Pemain pengganti Alisson Santos melepaskan tembakan tepat sasaran, tetapi kembali digagalkan oleh penampilan gemilang Suzuki. Kiper Parma itu benar-benar menjadi tembok kokoh yang sulit ditembus.

Peluang terbaik Napoli untuk memenangkan pertandingan kembali hadir pada menit ke-76 melalui McTominay. Namun lagi-lagi, Suzuki tampil sebagai penyelamat dengan menggagalkan peluang tersebut.

Di sisa waktu pertandingan, kedua tim saling berusaha mencetak gol kemenangan, tetapi tak ada yang mampu memecah kebuntuan. Skor 1-1 pun bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Hasil ini membuat Napoli tetap berada di posisi kedua klasemen dengan 66 poin, namun gagal memangkas jarak dari pemuncak. Sementara itu, Parma berhasil mengamankan satu poin penting yang menjaga mereka di papan tengah, tepatnya di peringkat ke-14 dengan 36 poin.

Pertandingan ini menegaskan pentingnya efektivitas dan ketangguhan lini pertahanan. Meski Napoli mendominasi permainan, Parma menunjukkan bahwa determinasi dan performa gemilang penjaga gawang dapat menjadi kunci untuk meredam tekanan dari tim besar. (Redaksi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *