Jakarta, 21 Desember 2025 – Tradisi mudik atau pulang kampung saat Natal dan Tahun Baru kini menjadi lebih ringan berkat program promosi yang dihadirkan KAI Group. Dengan menawarkan diskon hingga 30 persen untuk kereta api ekonomi komersial, beban biaya transportasi yang biasanya menjadi pertimbangan utama dapat berkurang signifikan. Program ini memungkinkan lebih banyak keluarga untuk berkumpul di kampung halaman tanpa harus mengkhawatirkan anggaran perjalanan yang membengkak.
Periode promosi yang berlangsung dari 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026 memberikan fleksibilitas waktu bagi masyarakat untuk mengatur jadwal mudik maupun kepulangan. Dengan kapasitas 1.509.080 tempat duduk yang disediakan, KAI Group memastikan bahwa kebutuhan transportasi mudik dapat terpenuhi dengan baik. Data penjualan hingga 21 Desember 2025 pukul 08.00 WIB mencatat 808.543 tiket telah terjual, menandakan bahwa banyak keluarga telah memanfaatkan kesempatan ini untuk merencanakan perjalanan mudik mereka.
Anne Purba dari KAI Group menjelaskan bahwa program ini dirancang khusus untuk meringankan beban masyarakat yang ingin berkumpul dengan keluarga. “Melalui kolaborasi lintas layanan, KAI Group menghadirkan pilihan perjalanan yang fleksibel, saling terhubung, dan mendukung perencanaan perjalanan keluarga maupun individu,” ujarnya. Pernyataan ini menekankan bahwa program promosi bukan hanya tentang potongan harga, tetapi juga tentang memfasilitasi momen kebersamaan keluarga yang sangat berarti di akhir tahun.
Selain kereta antarkota, kemudahan mudik juga didukung oleh layanan terintegrasi lainnya. Bagi yang menggunakan transportasi udara, Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta menawarkan tarif khusus Rp50.000 untuk konektivitas ke stasiun kereta. LRT Jabodebek dengan tarif maksimal Rp10.000 memudahkan mobilitas di wilayah Jabodetabek. Kereta cepat Whoosh juga memberikan cashback melalui berbagai platform digital. Kombinasi berbagai layanan ini memastikan bahwa perjalanan mudik dapat dilakukan dengan lebih efisien, nyaman, dan tentunya lebih hemat biaya.
(Redaksi)

