Jakarta, 5 November 2025 – Peresmian Stasiun Tanah Abang oleh Presiden Prabowo Subianto bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi pada 4 November menandai era baru layanan perkeretaapian yang lebih berkelas. Di balik kelancaran acara dan operasional harian stasiun, KAI Services berperan sebagai tulang punggung yang menghadirkan layanan profesional di bidang kebersihan, keamanan, dan pengelolaan parkir. Perusahaan yang merupakan bagian dari KAI Group ini membuktikan kemampuannya dalam mengelola berbagai aspek operasional dengan standar tinggi.
Tim kebersihan bekerja tanpa henti memastikan setiap sudut stasiun mulai dari peron, toilet, hingga ruang publik selalu dalam kondisi bersih dan rapi. Personel terlatih bertugas secara bergiliran untuk menjaga kebersihan sepanjang waktu operasional stasiun. Aspek keamanan menjadi fokus utama dengan penempatan petugas security di titik-titik strategis yang mengatur arus penumpang dan menjaga ketertiban di seluruh area. Fasilitas parkir modern yang dilengkapi sistem pengawasan digital dan CCTV 24 jam memberikan rasa aman bagi pengunjung yang menitipkan kendaraan mereka.
Nyoman Suardhita, Manager Corporate Communication KAI Services, mengungkapkan kebanggaan perusahaan atas pencapaian ini. “Kami bangga dapat menjadi bagian dari wajah baru Stasiun Tanah Abang yang kini lebih modern dan membanggakan,” katanya. Komitmen tersebut merefleksikan dedikasi KAI Services dalam mendukung visi PT Kereta Api Indonesia untuk menghadirkan fasilitas publik bertaraf internasional yang aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa.
Sebagai Central of Services PT KAI, KAI Services terus berinovasi meningkatkan kualitas layanan di seluruh jaringan perkeretaapian nasional. Profesionalisme yang ditunjukkan di Stasiun Tanah Abang menjadi bukti nyata sinergi solid KAI Group dalam menciptakan pengalaman perjalanan yang lebih baik. Dengan standar operasional ketat dan fokus pada kepuasan pelanggan, perusahaan ini memperkuat posisinya sebagai mitra terpercaya dalam mendukung transformasi sektor transportasi publik Indonesia menuju era modern yang lebih maju.
(Redaksi)

