Jakarta, 20 November 2025 – Stabilitas mobilitas udara di Yogyakarta semakin terjaga berkat peran strategis PT Kereta Api Indonesia (Persero) dalam mendistribusikan Avtur. Sepanjang sepuluh bulan pertama tahun 2025, KAI berhasil mengangkut 106.553.750 liter Avtur, angka yang meningkat 9 persen dari periode yang sama di tahun 2024. Pencapaian ini membuktikan bahwa sistem logistik KAI mampu menopang kebutuhan bahan bakar penerbangan secara konsisten.

Ketersediaan Avtur yang memadai menjadi fondasi bagi operasional penerbangan yang melayani beragam segmen masyarakat. Anne Purba, Vice President Public Relations KAI, menyatakan pentingnya pasokan bahan bakar ini bagi kelancaran perjalanan udara. “Pasokan Avtur yang stabil menghadirkan kepastian perjalanan bagi mereka,” ujarnya merujuk pada tenaga medis, pengajar, pelajar, dan wisatawan yang mengandalkan transportasi udara. Kepastian ini memberikan rasa aman bagi penumpang dan operator penerbangan.

Sistem distribusi yang dijalankan KAI melibatkan pengangkutan rutin setiap dua hari sekali dari Cilacap ke Rewulu menggunakan rangkaian kereta khusus. Dari titik Rewulu, Avtur kemudian disalurkan ke Yogyakarta International Airport yang menjadi pusat mobilitas udara regional. Pola distribusi teratur ini meminimalkan risiko kekurangan pasokan dan memastikan ribuan penerbangan dapat beroperasi sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Dampak positif dari kelancaran distribusi Avtur juga dirasakan oleh sektor ekonomi Yogyakarta. Pariwisata, ekonomi kreatif, dan usaha lokal mendapatkan dorongan signifikan dari tingginya mobilitas wisatawan yang berkunjung melalui jalur udara. KAI terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan distribusi melalui penerapan standar keselamatan tinggi dan koordinasi erat dengan berbagai pihak terkait untuk menjaga keandalan pasokan Avtur.

(Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *