Jakarta, 3 Oktober 2025 – Mobilitas penumpang di wilayah Daerah Operasi 5 Purwokerto mencapai 331 ribu keberangkatan sepanjang September 2025, dengan Stasiun Kutoarjo berkontribusi signifikan sebagai salah satu stasiun terpadat. Stasiun ini melayani 41.937 penumpang berangkat dan 43.864 penumpang tiba, membuktikan perannya yang vital dalam mendukung mobilitas masyarakat di wilayah selatan Jawa Tengah dan DIY.

Kontribusi Stasiun Kutoarjo dalam total mobilitas penumpang di wilayah Daop 5 sangat signifikan, mencapai sekitar 13 persen dari total keberangkatan dan kedatangan. Posisi kedua yang ditempati stasiun ini menunjukkan tingkat aktivitas yang sangat tinggi dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api. Dibandingkan dengan stasiun lain seperti Kroya, Kebumen, dan Gombong, Stasiun Kutoarjo jelas unggul dalam jumlah penumpang yang dilayani.

Imanuel Setya Budi Harwanto, Pelaksana Harian Manager Humas Daop 5 Purwokerto, menyatakan bahwa capaian mobilitas ini merupakan hasil dari kerja keras tim. “Stasiun Kutoarjo menjadi titik penting dalam pergerakan penumpang. Capaian ini adalah wujud nyata dari komitmen kami dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya, menegaskan bahwa semangat “Semakin Melayani” menjadi motivasi dalam meningkatkan kualitas layanan.

Dampak dari tingginya mobilitas penumpang sangat luas, tidak hanya pada sektor transportasi tetapi juga ekonomi lokal. Pelaku usaha kecil di sekitar Stasiun Kutoarjo mengalami peningkatan aktivitas yang berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi kerakyatan. Dengan tingkat ketepatan waktu yang sangat baik dan konsistensi pelayanan yang terus dijaga, Stasiun Kutoarjo diharapkan dapat terus berkembang sebagai salah satu stasiun terpadat yang mendukung mobilitas dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Daop 5 Purwokerto.

(Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *