Jakarta, 14 Oktober 2025 – Perjalanan ribuan warga Jakarta setiap hari melalui Stasiun Manggarai dan Tanah Abang menunjukkan betapa integrasinya sistem transportasi perkotaan saat ini. Kedua stasiun ini menjadi contoh nyata bagaimana transportasi yang ramah pengguna dapat meningkatkan kualitas mobilitas. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi turun langsung pada 13 Oktober untuk meninjau kesiapan fasilitas dan memastikan integrasi sistem transportasi massal berjalan sempurna. Kehadiran Menhub menjadi bukti perhatian serius pemerintah terhadap pengalaman pengguna transportasi publik.
Peninjauan melibatkan kolaborasi erat berbagai pihak dari Kementerian Perhubungan dan KAI Group. Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin dan Direktur Utama PT KAI Commuter Asdo Artriviyanto memastikan aspek operasional terintegrasi dengan baik. Bersama Direktur Jenderal Perkeretaapian Allan Tandiono, Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Jakarta Ferdian Suryo Adhi Pramono, dan Executive Vice President Daerah Operasi 1 Jakarta Yuskal Setiawan, mereka berkomitmen mewujudkan transportasi perkotaan yang benar-benar ramah bagi seluruh pengguna.
Kunjungan dimulai di Stasiun Manggarai yang berfungsi sebagai pusat pengendalian operasional perjalanan kereta di wilayah Jabodetabek. Sebagai stasiun transit utama yang menghubungkan lintas Bogor, Bekasi, Cikarang, dan KA Bandara Soekarno-Hatta, Manggarai dirancang untuk memberikan kemudahan integrasi bagi penumpang. Tim meninjau detail fasilitas termasuk eskalator, lift, ruang tunggu, dan alur sirkulasi penumpang untuk memastikan kemudahan akses. Setelah itu, peninjauan berlanjut ke Stasiun Tanah Abang yang melayani rute Rangkasbitung, Serpong, dan Duri.
Anne Purba, Vice President Public Relations KAI, menekankan fokus pada pengalaman pengguna dalam setiap pengembangan. “Kami memastikan setiap fasilitas publik, mulai dari eskalator, lift, hingga jalur sirkulasi penumpang, berfungsi optimal. Tujuannya agar masyarakat merasakan perjalanan yang lebih cepat, aman, dan nyaman. Disamping fungsinya sebagait transit, Stasiun menjadi ruang hidup yang menghubungkan masyarakat dengan kota,” jelas Anne. Pernyataan ini menegaskan bahwa mobilitas Jakarta kian terintegrasi berkat sinergi KAI dan Kemenhub yang konsisten mewujudkan transportasi perkotaan ramah pengguna.
(Redaksi)

