Jakarta, 3 Oktober 2025 – Mobilitas dan kinerja positif PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 5 Purwokerto mendukung pergerakan 331.258 penumpang selama September 2025. Pencapaian ini menunjukkan bahwa kombinasi antara mobilitas tinggi dan kinerja operasional yang baik menciptakan layanan transportasi yang andal bagi masyarakat.
Kinerja positif tercermin dari pencapaian ketepatan waktu operasional yang mencapai 100 persen untuk keberangkatan dan 99,63 persen untuk kedatangan. Imanuel Setya Budi Harwanto, Pelaksana Harian Manager Humas Daop 5 Purwokerto, menyatakan bahwa “Capaian ini merupakan hasil dari kerja keras seluruh tim di lapangan yang terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Mulai dari perawatan sarana dan prasarana, pengaturan, hingga kesiapan SDM, semuanya dilakukan dengan standar tinggi demi menjaga keandalan dan ketepatan waktu. Ini adalah wujud nyata semangat ‘Semakin Melayani’ yang diusung dalam momentum HUT KAI tahun ini.” Stasiun Purwokerto memimpin dengan melayani lebih dari 130 ribu pergerakan penumpang.
Pergerakan 331 ribu penumpang memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat sekitar stasiun. Keberadaan ratusan ribu penumpang setiap bulannya menggerakkan berbagai sektor usaha kecil dan menengah di area stasiun. Pedagang makanan dan minuman, penyedia jasa transportasi lokal, serta pelaku usaha informal lainnya merasakan peningkatan omzet yang menguntungkan. Kereta api tidak hanya menghubungkan kota ke kota, tetapi juga membuka akses ekonomi bagi masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan di tingkat daerah.
Komitmen untuk mempertahankan kinerja positif menjadi fokus utama PT KAI Daop 5 Purwokerto. Dengan pencapaian yang terus meningkat setiap bulannya, PT KAI Daop 5 Purwokerto membuktikan keseriusan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. PT KAI Daop 5 Purwokerto berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu, serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui layanan transportasi yang inklusif dan berkelanjutan.
(Redaksi)

