Jakarta, 23 Desember 2025 – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memantau tingkat okupansi kereta api selama Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 saat melakukan peninjauan di Stasiun Gambir, Jakarta.
Peninjauan tersebut dilakukan bersama Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin. Pemerintah ingin memastikan kapasitas angkutan kereta api mampu mengakomodasi tingginya mobilitas masyarakat selama libur akhir tahun.
Menko AHY meninjau data penjualan tiket dan tingkat keterisian kursi kereta api yang beroperasi selama periode Nataru. Ia juga berdialog dengan petugas terkait strategi pengelolaan lonjakan penumpang.
“Kami ingin memastikan secara langsung bahwa transportasi multimoda baik darat, laut, udara, termasuk kereta api berjalan optimal dan benar-benar siap melayani masyarakat selama masa Natal dan Tahun Baru,” ujar AHY.
Berdasarkan laporan KAI, tingkat okupansi kereta api selama masa Nataru telah mencapai sekitar 83 persen. Angka tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap moda transportasi kereta api.
AHY menilai tingkat okupansi yang tinggi perlu diimbangi dengan pelayanan yang prima, terutama pada aspek keselamatan dan ketepatan waktu perjalanan.
Ia juga mengapresiasi langkah KAI yang meningkatkan frekuensi perjalanan sekitar 8,5 persen serta menambah kapasitas tempat duduk sekitar 3 persen atau setara 3,5 juta kursi.
Dengan pemantauan okupansi yang berkelanjutan, pemerintah berharap pelayanan kereta api selama Nataru dapat berjalan lancar dan tetap memberikan kenyamanan bagi masyarakat. (Redaksi)

