Jakarta, 4 November 2025 – Modernisasi Stasiun Tanah Abang Baru yang diresmikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto memiliki tujuan penting untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi. Dengan peningkatan kapasitas stasiun hingga 380 ribu pengguna per hari, KAI berupaya menarik lebih banyak masyarakat untuk beralih ke transportasi publik. Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin secara tegas menyatakan bahwa stasiun ini mendukung pengurangan emisi karbon melalui peningkatan penggunaan transportasi publik.

Bobby Rasyidin menjelaskan bahwa Stasiun Tanah Abang Baru dirancang untuk efisiensi pergerakan dan konektivitas antarmoda, menjadikannya pilihan yang lebih menarik dibandingkan berkendara pribadi. Bobby menambahkan, “Stasiun ini menjadi salah satu simpul utama konektivitas KRL Jabodetabek yang memperkuat pertumbuhan ekonomi perkotaan.” KAI melalui KAI Commuter saat ini menjalankan 1.141 frekuensi perjalanan setiap hari.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyoroti bahwa pengembangan stasiun ini merupakan kebutuhan strategis untuk memperkuat konsep kawasan berorientasi transit (TOD) yang aman dan nyaman. Stasiun tersebut saat ini melayani lebih dari 210 ribu penumpang per hari, menunjukkan tingginya permintaan akan layanan publik.

Presiden Prabowo Subianto memuji kualitas layanan KRL yang bersih dan berstandar tinggi. Presiden menyatakan komitmen pemerintah untuk memperluas jaringan kereta api ke seluruh Indonesia, didukung dengan investasi tambahan pada 30 rangkaian kereta baru senilai hampir Rp5 triliun, karena investasi ini ditujukan untuk kesejahteraan rakyat. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *