Jakarta, 16 November 2025 — Rail Clinic dan Rail Library menjadi contoh nyata bagaimana PT Kereta Api Indonesia (Persero) menghadirkan layanan publik yang inklusif, sejalan dengan Asta Cita pemerintah dalam memperkuat akses kesehatan dan pendidikan bagi masyarakat. Program yang digelar sepanjang Oktober 2025 ini memperlihatkan bagaimana layanan dapat hadir langsung di tengah komunitas rel.
Rangkaian kegiatan dimulai dari Stasiun Krian, Sidoarjo. Warga memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan dasar, pemeriksaan ibu dan anak, serta kegiatan literasi di Rail Library. Anak-anak tampak antusias membaca buku cerita dan buku edukatif yang disediakan petugas.
Program kemudian berlanjut ke Stasiun Ledokombo, Jember, di mana KAI Daop 9 Jember menghadirkan layanan pemeriksaan gigi, mata, laboratorium, hingga edukasi PHBS dan TBC. Program makanan tambahan untuk ibu hamil dan pelajar juga menjadi daya tarik bagi warga.
Di Stasiun Klari, Karawang, KAI Daop 1 Jakarta menghadirkan layanan kesehatan lengkap, termasuk pemeriksaan kehamilan dan pemberian kacamata gratis. Rail Library kembali menjadi pusat perhatian pelajar yang menikmati kesempatan membaca bersama teman-teman mereka.
Vice President Public Relations KAI Anne Purba menegaskan bahwa kehadiran program ini merupakan upaya untuk mendekatkan layanan publik kepada masyarakat. “Rail Clinic dan Rail Library hadir sebagai pendamping bagi warga, terutama yang tinggal di sekitar jalur rel,” ujar Anne.
Data hingga Oktober 2025 menunjukkan 7.382 penerima manfaat layanan kesehatan dan literasi, melampaui capaian tahun 2024. Peningkatan ini menjadi bukti bahwa masyarakat membutuhkan akses layanan dasar yang lebih merata.
Rail Clinic membawa layanan medis yang beragam, sementara Rail Library memberikan ruang literasi yang menyenangkan bagi pelajar. Kedua program ini bertujuan menciptakan masyarakat yang lebih sehat, teredukasi, dan berdaya.
Kegiatan selanjutnya akan dilaksanakan di Stasiun Kedungjati dan Payakabung pada November 2025. KAI terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan tenaga kesehatan untuk memastikan pelayanan berjalan optimal.
Dengan menghadirkan layanan publik langsung ke masyarakat, Rail Clinic dan Rail Library menjadi wujud nyata Asta Cita dalam pemerataan akses kesehatan dan pendidikan. Program ini menjadi bukti bahwa pelayanan publik dapat bergerak lebih dekat dan lebih humanis. (Redaksi)

