Cirebon, 07 Agustus 2025 – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 3 Cirebon mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan di jalur rel kereta api. Zona steril di sekitar rel harus bebas dari segala bentuk penghalang maupun potensi bahaya demi menjamin kelancaran perjalanan kereta.

Manajer Humas KAI Daop 3 Cirebon, Ayep Hanapi, mengatakan bahwa sampah yang menumpuk di area rel tidak hanya mengganggu estetika, tetapi juga dapat memicu kebakaran jika tersulut api. “Kebersihan jalur kereta api adalah bagian dari keselamatan perjalanan. Sampah di area rel berpotensi besar mengganggu operasional,” ungkapnya.

Menurut Ayep, banyak masyarakat yang belum menyadari bahwa jalur rel memiliki zona steril yang harus dijaga. Zona ini bukan sekadar area kosong, melainkan bagian vital dari prasarana perkeretaapian. 

“Sekitar jalur rel ada sistem drainase, sinyal, dan peralatan lain yang harus tetap berfungsi dengan baik. Sampah bisa menghambatnya,” jelasnya.

KAI Daop 3 secara berkala melakukan patroli dan membersihkan area rel dari sampah. Namun, tanpa dukungan masyarakat, upaya ini akan sulit mencapai hasil optimal. “Kami bisa membersihkan, tapi kalau setiap hari ada yang membuang sampah lagi, masalahnya tidak akan selesai,” kata Ayep.

Selain itu, Ayep juga menyoroti praktik membakar sampah di dekat rel yang kerap dilakukan oleh warga. Aktivitas ini berbahaya karena panas dan asap dapat mengganggu sistem persinyalan serta pandangan masinis. “Risikonya sangat besar, mulai dari gangguan perjalanan hingga potensi kecelakaan,” tegasnya.

Untuk mengatasi masalah ini, KAI Daop 3 memasang spanduk imbauan dan melakukan sosialisasi langsung ke warga sekitar jalur rel. Edukasi diberikan agar masyarakat memahami dampak negatif dari pembuangan dan pembakaran sampah di area tersebut.

Ayep menegaskan bahwa kebersihan jalur kereta api adalah tanggung jawab bersama. “Kalau rel bersih dan aman, perjalanan kereta bisa lancar, penumpang selamat, dan jadwal tidak terganggu,” ujarnya.

KAI juga mengajak komunitas pecinta kereta api, sekolah, dan organisasi masyarakat untuk terlibat dalam kegiatan bersih-bersih rel. “Partisipasi publik akan membuat upaya ini lebih efektif dan berkelanjutan,” tambah Ayep.

Kesadaran untuk menjaga zona steril jalur rel tidak hanya bermanfaat bagi KAI, tetapi juga bagi warga yang tinggal di sekitarnya. “Lingkungan jadi bersih, aman, dan nyaman untuk semua,” kata Ayep.

“Kami berharap semua pihak mau bekerja sama, karena keselamatan kereta api adalah keselamatan kita bersama,” tutupnya. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *