Jakarta, 30 September 2025 – PT Kereta Api Indonesia merayakan malam puncak peringatan ulang tahun ke-80 di Stasiun BNI City Jakarta dengan penuh kemeriahan. Acara yang diselenggarakan sehari setelah hari jadi KAI pada 28 September ini mengangkat tema Semakin Melayani sebagai komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan terbaik. Momentum bersejarah ini menjadi ajang refleksi perjalanan panjang KAI sejak pengambilalihan kantor pusat perkeretaapian di Bandung pada tahun 1945 hingga berkembang menjadi perusahaan transportasi modern yang melayani jutaan pelanggan setiap harinya.
Perayaan malam puncak ini dihadiri oleh berbagai pihak termasuk stakeholder, mitra strategis, regulator, pemerintah, dan pelanggan setia yang telah mendukung perjalanan KAI selama delapan dekade. Stasiun BNI City dipilih sebagai lokasi strategis yang merepresentasikan wajah modern perkeretaapian Indonesia. Suasana meriah tercipta dengan berbagai rangkaian acara yang menampilkan pencapaian serta inovasi yang telah dilakukan KAI dalam meningkatkan kualitas layanan transportasi kereta api.
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam kesuksesan perusahaan. “Pencapaian ini tidak mungkin terwujud tanpa dukungan dari seluruh pihak seperti stakeholder, mitra strategis, regulator, pemerintah, dan pelanggan setia. Kolaborasi yang kokoh adalah lokomotif yang mendorong KAI untuk terus bergerak maju,” ujarnya. Bobby menekankan bahwa setiap pihak yang terlibat merupakan bagian integral dari transformasi KAI menjadi penggerak perjalanan dan kemakmuran Indonesia.
Malam puncak HUT ke-80 KAI ini bukan hanya sekadar perayaan, melainkan juga momentum untuk menunjukkan komitmen perusahaan dalam terus berinovasi dan meningkatkan pelayanan. Dengan usia yang telah mencapai delapan dekade, KAI semakin matang dan siap menghadapi tantangan masa depan. Semangat Semakin Melayani menjadi fondasi kuat untuk terus memberikan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu bagi seluruh masyarakat Indonesia.
(Redaksi)

