Jakarta, 28 Agustus 2025 – LRT Jabodebek menegaskan posisinya sebagai transportasi ramah lingkungan yang diminati warga Jabodebek. Dalam dua tahun beroperasi, LRT telah melayani 43.696.660 pelanggan, membuktikan bahwa masyarakat semakin memilih moda transportasi yang efisien dan berkelanjutan.

Jumlah penumpang bulanan tertinggi tercatat pada Juli 2025, yaitu 2.732.235 orang. Tren positif terlihat dari rata-rata pengguna harian Agustus 2025, yang mencapai 102.439 orang pada hari kerja dan 51.277 orang di akhir pekan, meningkat 35% dan 47% dibanding tahun sebelumnya.

Frekuensi perjalanan juga meningkat dari 158 perjalanan per hari pada awal operasional menjadi 396 perjalanan per hari kerja dan 270 perjalanan di akhir pekan. Hal ini menunjukkan bahwa LRT semakin menjadi pilihan utama masyarakat untuk mobilitas sehari-hari.

“Antusiasme masyarakat yang begitu besar menjadi semangat bagi kami untuk terus menghadirkan layanan yang aman, nyaman, efisien, dan berdaya saing. Terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah mempercayakan perjalanannya bersama LRT Jabodebek,” ujar Vice President Public Relations KAI, Anne Purba.

Integrasi LRT Jabodebek dengan moda transportasi lain juga meningkatkan daya tariknya. Stasiun Cawang, Halim, dan Dukuh Atas menjadi titik strategis yang memudahkan perpindahan penumpang ke Commuter Line, MRT Jakarta, TransJakarta, dan Kereta Cepat Whoosh.

Selain itu, penelitian Universitas Indonesia menunjukkan bahwa operasional LRT Jabodebek berkontribusi pada penghematan bahan bakar Rp170 miliar, biaya kerusakan jalan Rp1 triliun, dan pengurangan emisi karbon senilai Rp217 miliar, memperkuat aspek ramah lingkungan dari moda transportasi ini.

Dengan sistem otomatis GoA3 dan pendampingan Train Attendant, KAI memastikan setiap perjalanan aman dan nyaman. Komitmen ini menegaskan LRT Jabodebek sebagai solusi transportasi modern dan berkelanjutan di Jabodebek. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *