Jakarta, 5 September 2025 – Libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini diwarnai lonjakan penumpang kereta api di wilayah Daop 5 Purwokerto. Ribuan warga memadati stasiun untuk memanfaatkan momen libur dengan bepergian menggunakan transportasi berbasis rel.
Pada Kamis (4/9/2025), tercatat 14.087 penumpang berangkat dari berbagai stasiun di Daop 5. Dari total tersebut, Stasiun Purwokerto mendominasi dengan 6.275 penumpang, Kroya 1.693 penumpang, serta Kutoarjo 1.400 penumpang. Angka ini menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk bepergian dengan kereta api.
Kepadatan terus berlanjut keesokan harinya. Jumat (5/9/2025) hingga pukul 12.00 WIB, sebanyak 8.476 penumpang telah berangkat, dan jumlahnya diprediksi meningkat hingga malam. Jadwal perjalanan yang masih berlangsung sampai pukul 00.00 WIB menjadi faktor utama lonjakan penumpang.
Manager Humas Daop 5 Purwokerto, Krisbiyantoro, mengapresiasi pilihan masyarakat. “Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah memilih kereta api sebagai moda transportasi utama pada masa libur panjang ini. KAI berkomitmen memberikan layanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu bagi seluruh pelanggan,” ujarnya.
Meski penumpang membludak, KAI tetap mengutamakan keselamatan. Masyarakat diminta untuk tidak beraktivitas di sekitar jalur rel, tidak melempar benda ke arah kereta, dan disiplin saat berada di perlintasan sebidang.
“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Kami mengajak masyarakat untuk selalu disiplin ketika melintas di perlintasan sebidang dengan menerapkan tiga langkah penting: berhenti, tengok kiri-kanan, dan dahulukan perjalanan kereta api. Hal ini sangat penting untuk mencegah kecelakaan yang dapat merugikan banyak pihak,” tegasnya.
Daop 5 juga kembali menegaskan bahwa jalur rel merupakan area terbatas khusus kereta api. Disiplin masyarakat berperan penting dalam terciptanya perjalanan yang aman dan lancar.
Lonjakan penumpang di masa libur panjang ini membuktikan kereta api tetap menjadi moda transportasi andalan, terutama bagi masyarakat yang mengutamakan kenyamanan dan ketepatan waktu. (Redaksi)

