Jakarta, 30 November 2025 – Popularitas wisata rel di Indonesia kini semakin terlihat dari melonjaknya pengguna layanan Kereta Panoramic sepanjang 2025. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat 119.549 pelanggan menggunakan layanan ini sejak Januari hingga Oktober, meningkat sekitar 44 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya. Lompatan signifikan ini menggambarkan antusiasme masyarakat terhadap pengalaman perjalanan berbasis panorama.
Keunikan Panoramic yang menawarkan jendela lebar dan atap transparan menjadikan layanan ini sebagai pilihan utama bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam Jawa. Pemandangan sawah, lembah, hingga kawasan perbukitan sepanjang jalur selatan menjadi daya tarik visual yang memikat penumpang dalam perjalanan jarak jauh.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengungkapkan bahwa layanan Panoramic dirancang untuk menghadirkan pengalaman berbeda dari perjalanan kereta konvensional. “Dengan kaca lebar dan atap transparan, pelanggan dapat menikmati lanskap pegunungan, hamparan sawah, dan lembah-lembah indah, terutama di jalur selatan yang selama ini dikenal sebagai salah satu rute terbaik untuk menikmati panorama Pulau Jawa,” jelas Anne.
Dengan dioperasikannya Panoramic pada berbagai kereta seperti Argo Wilis, Turangga, Parahyangan, Pangandaran, Papandanyan, Mutiara Timur, dan Taksaka, para penumpang mendapatkan lebih banyak pilihan untuk menikmati perjalanan berpanorama tanpa harus membatasi diri pada satu rute saja.
Menurut Anne, meningkatnya jumlah penumpang Panoramic juga berkaitan erat dengan tumbuhnya aktivitas wisata di kota-kota yang menjadi tujuan kereta tersebut. Wisatawan yang menggunakan layanan ini biasanya melanjutkan aktivitas dengan menjelajahi kuliner lokal, kawasan bersejarah, hingga sentra UMKM. “Pergerakan wisatawan ini membantu menghidupkan ekonomi dan memperkuat hubungan antardaerah,” tegas Anne.
Pemandangan jalur selatan yang kaya dengan bentang alam memukau menjadi magnet utama peningkatan wisata rel. Banyak penumpang mengakui bahwa mereka memilih Panoramic untuk mendapatkan pengalaman melihat alam Indonesia secara langsung dari sudut pandang terbaik tanpa harus menghentikan perjalanan.
Selain daya tarik visual, fasilitas yang tersedia di Panoramic seperti kursi putar, ambient lighting, musik, serta mini bar membuat perjalanan semakin nyaman dan tidak membosankan. Fasilitas ini menjadi nilai tambah bagi wisatawan modern yang menghargai keseimbangan antara kenyamanan dan pengalaman estetis.
Dengan catatan pertumbuhan signifikan di tahun ini, Panoramic diperkirakan akan terus berkembang sebagai ikon wisata rel Indonesia. Layanan ini tidak hanya meningkatkan angka penumpang, tetapi juga memperkaya pengalaman perjalanan masyarakat melalui pemandangan alam yang memanjakan mata. (Redaksi)

