Jakarta, 30 Agustus 2025 – Sistem perawatan lokomotif Daerah Operasi 9 Jember menggunakan dua fasilitas utama yang memiliki fungsi berbeda namun saling melengkapi. Depo Lokomotif dan Balai Yasa menjadi tulang punggung dalam menjaga 11 unit armada lokomotif tetap dalam kondisi prima untuk melayani transportasi kereta api.
Depo Lokomotif berperan sebagai pusat perawatan rutin dengan jadwal yang sangat teratur. Fasilitas ini menangani perawatan preventif mulai dari pemeriksaan bulanan, 3 bulanan, 6 bulanan, hingga 12 bulanan. Setiap tahapan pemeriksaan memiliki fokus yang spesifik untuk memastikan semua komponen lokomotif berfungsi dengan baik.
Balai Yasa mengambil peran dalam perawatan skala besar yang memerlukan penanganan lebih komprehensif. Perawatan 24 bulanan, 48 bulanan, hingga 72 bulanan dilakukan di fasilitas ini karena melibatkan pembongkaran komponen yang lebih mendalam. Balai Yasa dilengkapi dengan teknologi dan peralatan canggih untuk menangani perbaikan besar.
Kedua fasilitas ini bekerja dengan standar yang sama dalam menjaga aspek keselamatan. Pemeriksaan cow hanger, sistem klakson, dan tingkat kebisingan kabin masinis menjadi bagian integral dari setiap sesi perawatan. Hal ini memastikan lokomotif selalu memenuhi standar Permenhub 153 Tahun 2016 tentang spesifikasi teknis lokomotif.
“Lokomotif adalah tulang punggung transportasi berbasis rel. Kami memastikan setiap lokomotif dalam kondisi optimal melalui perawatan ketat,” ungkap Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro. Sinergi antara Depo Lokomotif dan Balai Yasa memastikan layanan perawatan yang optimal bagi seluruh armada.
(Redaksi)

