Jakarta, 02 Oktober 2025 – Festival Kopi yang digelar Kementerian Perdagangan pada 1–2 Oktober 2025 menjadi panggung spesial bagi Loko Café, lini kuliner andalan KAI Services. Melalui ajang ini, Loko Café sukses membawa nuansa khas kereta api ke tengah kota dengan menghadirkan menu yang identik dengan perjalanan di kereta makan.
Booth Loko Café menyajikan ragam hidangan favorit penumpang, mulai dari Ciomy Cuanki, Tekwan, hingga Bandeng Pepes. Tidak ketinggalan, minuman kekinian seperti Kopi Gula Aren juga turut memikat pengunjung. Kehadiran menu-menu tersebut langsung menjadi daya tarik utama, terutama bagi pegawai Kemendag yang ramai mendatangi booth sejak hari pertama.
Selain mencicipi menu, pengunjung antusias berburu paket promo “Gaspol” yang ditawarkan khusus selama festival. Paket hemat ini menawarkan kombinasi makanan dan minuman dengan harga menarik, seperti Ciomy Cuanki + Ice Gula Aren seharga Rp37.500, Bakso Enak + Ice Gula Aren Rp37.500, dan Tekwan + Ice Gula Aren Rp40.000.
Agus, salah satu pengunjung, mengaku memilih Ciomy Cuanki karena memiliki kenangan tersendiri saat bepergian menggunakan kereta api. “Saya tadi beli Ciomy Cuanki karena biasa menikmatinya di kereta makan saat bepergian ke luar kota. Senang sekali bisa bernostalgia di festival ini,” ujarnya.
Manager Corporate Communication KAI Services, Nyoman Suardhita, menyebutkan bahwa partisipasi di Festival Kopi merupakan strategi untuk memperluas jangkauan brand sekaligus menghadirkan kembali pengalaman kuliner khas kereta bagi masyarakat.
“Melalui festival ini, kami tidak hanya mempromosikan menu-menu Loko Café, tetapi juga ingin menghadirkan kembali sensasi kuliner kereta makan bagi masyarakat. Kami percaya kuliner kereta memiliki tempat khusus di hati pelanggan, dan melalui ajang seperti ini kami ingin mengajak pengunjung untuk merasakan kembali kenangan itu, sekaligus mengenal lebih dekat brand Loko Café,” ujar Nyoman.
Dengan keikutsertaan di ajang ini, Loko Café menegaskan diri sebagai jembatan nostalgia kuliner kereta api yang kini hadir dalam kemasan modern di berbagai kesempatan. (Redaksi)

