Jakarta, 3 September 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menegaskan perannya tidak hanya sebagai penyedia layanan transportasi, tetapi juga sebagai perusahaan yang peduli pada aspek sosial dan kemasyarakatan. Hal ini diwujudkan melalui RailClinic di Stasiun Kebasen, Banyumas, pada Rabu (3/9), yang dirangkaikan dengan penyaluran bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) untuk sarana ibadah lintas agama dan lembaga pendidikan.

RailClinic menghadirkan layanan medis gratis bagi masyarakat, mulai dari pemeriksaan umum, gigi, mata, hingga layanan kesehatan ibu dan anak. Layanan ini semakin lengkap dengan hadirnya Rail Library yang menjadi ruang baca dan sarana edukasi bagi anak-anak di sekitar stasiun.

Masyarakat menyambut positif kegiatan tersebut. Antusiasme terlihat dari banyaknya warga yang datang untuk mendapatkan layanan kesehatan. Kehadiran tenaga medis profesional membuat pemeriksaan berjalan lancar dan bermanfaat bagi warga yang membutuhkan.

Sementara itu, KAI menyalurkan bantuan TJSL senilai Rp 228.476.250,- melalui program KAI Sar’i dan KAI EduFriend. Program ini mencakup rehabilitasi rumah ibadah lintas agama seperti gereja, mushola, pura, dan vihara, serta bantuan pendidikan berupa perlengkapan sekolah, kursi roda untuk penyandang disabilitas, dan kacamata baca gratis bagi lansia maupun anak sekolah dasar.

Bantuan KAI Sar’i diberikan ke berbagai lembaga keagamaan, antara lain Gereja Katolik Maria Marganingsih, Gereja Kristen Jawa, Mushola Assulthon, Pura Mandara Giri, dan Vihara Buddha Dipa. Sementara itu, KAI EduFriend menyasar SDN 1 Gambarsari, SLB Yakut Purwokerto, serta anak-anak sekolah di wilayah sekitar.

Tidak hanya itu, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) KAI juga menyalurkan bantuan tambahan senilai Rp 11.000.000,- berupa kursi roda, alat permainan edukatif, dan kacamata untuk masyarakat. Bantuan ini menambah luas manfaat program TJSL yang dijalankan KAI.

Vice President Daop 5 Purwokerto, Gun Gun Nugraha, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bukti nyata kepedulian KAI. “KAI tidak hanya berfokus pada layanan transportasi, tetapi juga ingin hadir secara nyata di tengah masyarakat melalui layanan kesehatan dan dukungan sosial. Kami berharap bantuan ini bermanfaat bagi pemeliharaan sarana ibadah lintas agama, peningkatan kualitas pendidikan, serta membantu masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.

Gun Gun menambahkan, kehadiran RailClinic dan bantuan TJSL diharapkan dapat mempererat hubungan KAI dengan masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran pentingnya menjaga keselamatan perjalanan kereta api. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *