Jakarta, 23 Desember 2025 – Liburan Natal dan Tahun Baru 2025/2026 dijamin lebih praktis berkat hadirnya ekosistem digital Access by KAI. Aplikasi ini menyediakan layanan terintegrasi yang memungkinkan penumpang membeli tiket kereta, memesan hotel, dan mengatur perjalanan dalam satu platform.
KAI mencatat penjualan tiket hingga 23 Desember 2025 pukul 08.00 WIB mencapai 2.615.902 tiket. Penjualan tiket kereta jarak jauh menyentuh 2.285.293 tiket atau 82,8 persen dari kapasitas, sementara tiket KA lokal mencapai 330.609 tiket, setara 44,4 persen dari total tempat duduk.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan, “Sebagian besar tiket kereta api lokal memang baru dapat dibeli mulai H-7 sebelum keberangkatan. Oleh karena itu, penjualannya masih akan terus bertambah mendekati hari perjalanan. Seluruh tiket KA Lokal tersebut dapat dibeli dengan mudah melalui Access by KAI.”
Anne menambahkan, Access by KAI memudahkan pelanggan melakukan reschedule dan pembatalan tiket tanpa perlu datang ke stasiun, selama tiket terdaftar atas nama pribadi atau sesuai kode booking. Fitur ini menghadirkan fleksibilitas yang lebih tinggi bagi penumpang.
Sejak Januari–November 2025, aplikasi ini mencatat 26.800.195 transaksi tiket, mencakup 73,24 persen dari total penjualan tiket jarak jauh dan lokal. Transaksi kereta jarak jauh mencapai 23.901.220 tiket, dengan bulan November menjadi puncak transaksi tahunan.
Selain tiket, aplikasi ini menawarkan layanan tambahan seperti E-Porter, pembayaran listrik, pemesanan hotel, serta integrasi transportasi KA Bandara, Whoosh, dan LRT Jabodebek. Fitur face recognition boarding di 22 stasiun membuat proses naik kereta lebih cepat.
KAI menyiapkan 3.506.104 tempat duduk untuk mendukung mobilitas masyarakat, termasuk perjalanan wisata, silaturahmi keluarga, dan kegiatan ekonomi. Semua layanan ini dapat diakses dengan mudah melalui aplikasi digital.
“Ekosistem digital Access by KAI memungkinkan pelanggan mengatur seluruh kebutuhan perjalanan dalam satu aplikasi, mulai dari tiket kereta api, layanan pendukung, hingga konektivitas antarmoda. Pendekatan ini memudahkan pelanggan menikmati perjalanan Nataru secara lebih nyaman dan terencana,” tutup Anne. (Redaksi)

