Jakarta, 5 Oktober 2025 – Momen liburan kini semakin berkesan dengan kehadiran Kereta Wisata KAI yang mencatatkan pertumbuhan 92,84 persen pada triwulan ketiga 2025. Sebanyak 60.384 pelanggan telah merasakan pengalaman berwisata dengan kereta api sepanjang Januari hingga September, meningkat drastis dari 31.313 pelanggan periode sama tahun sebelumnya. Angka ini membuktikan bahwa perjalanan berkualitas menjadi bagian penting dari pengalaman liburan yang diinginkan masyarakat.
Konsep yang diusung Kereta Wisata KAI berhasil mengubah cara masyarakat menikmati liburan. Perjalanan tidak lagi dianggap sebagai fase membosankan menuju destinasi, melainkan bagian integral dari pengalaman wisata itu sendiri. Dengan fasilitas eksklusif dan pelayanan berkelas, setiap momen di atas kereta menjadi kenangan berharga yang melengkapi keseluruhan pengalaman liburan.
Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa pertumbuhan ini mencerminkan keberhasilan dalam memberikan nilai tambah pada perjalanan. “Kereta wisata menghadirkan perjalanan yang sarat cerita. Pelanggan dapat menikmati suasana hangat bersama keluarga ataupun kolega lebih eksklusif dan berkelas selama perjalanan,” paparnya. Filosofi ini menjadikan setiap perjalanan sebagai momen yang pantas dirayakan, bukan sekadar dilalui.
Puncak pencapaian terjadi pada Juli 2025 dengan 9.813 pelanggan yang memanfaatkan musim liburan sekolah dan Iduladha untuk berwisata dengan cara berbeda. Berbagai pilihan kereta tersedia, mulai dari Kereta Wisata Nusantara, Bali, Toraja, Sumatera, Jawa, Imperial, Priority, hingga Retro yang masing-masing menawarkan pengalaman unik. Anne menambahkan setiap kereta memiliki karakter tersendiri, ada yang bernuansa klasik heritage dan ada yang modern mewah, dirancang agar pelanggan merasakan pengalaman istimewa bahkan sebelum tiba di tujuan. Cocok untuk gathering, studi wisata, atau kegiatan dinas, layanan ini menghadirkan kenyamanan seperti hotel berjalan dengan pemandangan indah, lengkap dengan ruang rapat, hiburan, dan pelayanan profesional.
(Redaksi)

