Jakarta, 22 November 2025 – Dunia perkeretaapian Indonesia bangga akan Jalur Kereta Api Lintas Selatan Jawa, terutama di sektor Priangan Timur. Rute ini menyajikan panorama alam yang luar biasa, mulai dari hamparan sawah, perbukitan yang melengkung, hingga latar belakang Gunung Mandalawangi yang megah. Titik paling favorit yang wajib disaksikan adalah Tikungan Besar Kadungora, terletak di antara Stasiun Leles dan Stasiun Lebakjero, yang menawarkan pemandangan kereta meliuk di jalur menanjak, sebuah momen istimewa bagi penumpang dari Bandung menuju Jawa Tengah atau Jawa Timur.
Keindahan pemandangan tersebut, yang seringkali diabadikan oleh banyak pelanggan, tidak akan terwujud tanpa Stasiun Lebakjero. Stasiun bersejarah ini dibuka pada tahun 1921 oleh Staatsspoorwegen. Berlokasi di kawasan perbukitan dengan kontur yang terjal dan curam, Lebakjero sejak awal memegang fungsi penting sebagai pengatur lalu lintas kereta yang melintasi banyak terowongan dan jembatan di wilayah Priangan Timur. Bangunan stasiun ini yang masih mempertahankan arsitektur klasiknya turut menjadi daya tarik bagi pecinta sejarah dan fotografi vintage.
Meski Stasiun Lebakjero sudah tidak lagi melayani naik turun penumpang, perannya kini semakin penting. Stasiun ini menjadi titik utama persilangan kereta, pusat pengendalian sinyal, dan penjaga ritme perjalanan di jalur selatan yang memiliki tantangan geografis yang tinggi. Para petugas di sana bekerja dalam suasana sunyi dan jauh dari keramaian kota, memastikan sinyal berfungsi, rel dalam kondisi aman, dan lingkungan sekitar terkendali selama 24 jam. Ketangguhan sumber daya manusia ini adalah kunci keselamatan perjalanan.
VP Public Relations KAI, Anne Purba, menyatakan, “Tikungan Besar Kadungora dikenal sebagai salah satu tikungan kereta api terindah di Indonesia. Banyak pelanggan mengabadikan momen ketika kereta melintas di lengkungan itu. Keindahan tersebut hadir berkat dedikasi petugas yang bekerja di medan sulit.” Anne juga menegaskan bahwa KAI memberikan perhatian serius terhadap kesejahteraan petugas di stasiun terpencil seperti Lebakjero, termasuk penyediaan fasilitas rumah singgah untuk menjaga kesiapan fisik dan mental mereka. Peran krusial Lebakjero dalam menjaga kelancaran 100% perjalanan menjadikannya tempat istimewa bagi KAI. (Redaksi)

