Sidareja, 27 Agustus 2025 – Sejak awal 2025 hingga Agustus, jumlah penumpang kereta api di Stasiun Sidareja menembus angka 89.334 orang. Data ini memperlihatkan tren positif dalam pemanfaatan moda transportasi berbasis rel di Cilacap barat.
Angka tersebut setara dengan rata-rata 11.167 orang per bulan. Fakta ini sekaligus menegaskan bahwa kereta tetap menjadi pilihan transportasi utama dibanding moda lainnya.
April menjadi bulan paling sibuk dengan 14.675 penumpang, disusul Juni dengan 13.708 orang. Sementara itu, Maret mencatat jumlah terendah, yaitu 8.667 penumpang.
Selain penumpang naik, jumlah penumpang turun di stasiun ini juga cukup signifikan. Tercatat pada Juni ada 14.787 orang yang turun di Sidareja, menandakan stasiun ini sebagai titik singgah strategis.
“Jumlah ini menunjukkan bahwa Stasiun Sidareja tetap menjadi salah satu simpul penting mobilitas masyarakat di wilayah Cilacap bagian barat. Rata-rata lebih dari sebelas ribu pengguna jasa per bulan memilih kereta api sebagai moda transportasi utama mereka,” ujar Krisbiyantoro, Manajer Humas KAI Daop 5 Purwokerto.
Kereta-kereta yang melintas di Sidareja antara lain Mutiara Selatan, Malabar, Lodaya, Serayu, hingga Pasundan. Variasi tujuan perjalanan memungkinkan masyarakat menjangkau kota-kota besar dengan mudah.
Pihak KAI Daop 5 terus berupaya meningkatkan mutu layanan untuk menjaga kepercayaan masyarakat. Mulai dari aspek kenyamanan fasilitas hingga jaminan keselamatan menjadi perhatian utama.
“Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik melalui aplikasi Access by KAI dan selalu menjadikan keselamatan sebagai prioritas dalam setiap perjalanan,” imbuh Krisbiyantoro.
Dengan kehadiran kereta yang beragam dan pelayanan yang terus ditingkatkan, Stasiun Sidareja tetap menjadi pilihan favorit ribuan penumpang setiap bulannya. (Redaksi)

