Jakarta, 29 Agustus 2025 – Komitmen KAI dalam menjaga keselamatan operasional kereta api terus diperkuat melalui langkah preventif penutupan perlintasan sebidang yang tidak memenuhi standar keamanan. Sepanjang periode Januari hingga 20 Agustus 2025, perusahaan telah berhasil menutup dan menyempitkan sebanyak 225 perlintasan sebidang sebagai bagian dari strategi menyeluruh peningkatan keselamatan transportasi.

Implementasi program penutupan ini didasarkan pada analisis risiko yang mendalam terhadap potensi bahaya di setiap titik perlintasan sebidang yang tidak memenuhi regulasi yang berlaku. KAI mengidentifikasi perlintasan-perlintasan yang memiliki tingkat risiko tinggi, terutama yang tidak memiliki sistem pengamanan memadai atau berada di lokasi yang rawan menimbulkan gangguan keselamatan.

Pendekatan sistematis dalam penutupan perlintasan ini juga melibatkan koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait, termasuk pemerintah daerah, Dinas Perhubungan, dan masyarakat setempat. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa proses penutupan tidak mengganggu aktivitas masyarakat dan tetap memberikan alternatif akses yang aman bagi pengguna jalan raya.

Wakil Presiden Direktur Hubungan Masyarakat KAI, Anne Purba menjelaskan bahwa langkah preventif ini merupakan bagian integral dari komitmen perusahaan. “Sepanjang Januari hingga 20 Agustus 2025 saja, KAI telah menutup dan menyempitkan 225 perlintasan sebidang. Langkah ini merupakan wujud nyata komitmen kami dalam menciptakan perjalanan kereta api yang aman, lancar, dan selamat,” ujar Anne. Program ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem transportasi yang lebih aman dan terintegrasi.

(Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *