Jakarta, 4 Oktober 2025 – Laju pertumbuhan kereta api lokal Bandung Raya berhasil menembus angka 17,02 persen pada periode Januari hingga September 2025, menjadi cermin dari kedekatan yang terjalin erat dengan masyarakat. Dengan melayani 13,8 juta penumpang, kereta lokal membuktikan diri sebagai moda transportasi yang tidak hanya diandalkan tetapi juga dicintai oleh warga. Pertumbuhan ini mencerminkan bagaimana kereta api lokal telah menyatu dengan irama kehidupan masyarakat Bandung Raya yang dinamis.
Kedekatan masyarakat dengan kereta lokal terwujud dalam kepercayaan yang diberikan setiap hari. Ribuan orang memilih kereta api sebagai sarana perjalanan karena tarif yang terjangkau dan pelayanan yang memuaskan. “Pertumbuhan 17,02% dibanding tahun sebelumnya pada periode yang sama menunjukkan bagaimana kereta lokal semakin kuat menancapkan perannya,” ungkap Vice President Public Relations KAI Anne Purba. Kereta lokal hadir sebagai solusi transportasi yang memberikan nilai tambah bagi kehidupan masyarakat, mulai dari menghemat pengeluaran hingga memberikan kenyamanan perjalanan.
Setiap hari, kereta lokal membawa beragam penumpang dengan berbagai tujuan dan harapan. Pelajar yang berangkat pagi menuju sekolah di Bandung dari Cicalengka, mahasiswa yang menempuh perjalanan jauh dari Garut ke Jatinangor, pedagang yang membawa dagangan ke pasar kota, hingga pekerja yang pulang larut malam ke kampung halaman. Semua merasakan manfaat kereta lokal yang tidak hanya menghemat biaya tetapi juga menghemat waktu dan tenaga. Akses mudah terhadap pendidikan dan peluang ekonomi menjadi lebih terbuka berkat layanan ini.
Inovasi digital melalui Access by KAI turut mendorong pertumbuhan dengan memberikan kemudahan pemesanan tiket secara online. Masyarakat kini dapat merencanakan perjalanan dengan lebih baik tanpa harus mengantri di loket. Pertumbuhan 17,02 persen ini bukan sekadar pencapaian angka, melainkan bukti bahwa kereta api lokal telah menjadi bagian dari identitas dan kehidupan sehari-hari masyarakat Bandung yang terus bergerak maju.
(Redaksi)

