Jakarta, 3 Desember 2025 – Kepastian operasional KA Srilelawangsa setelah gangguan cuaca ekstrem diberikan langsung oleh Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Bobby Rasyidin melalui kunjungan ke jalur Medan-Binjai. Bersama Direktur Bisnis dan Pengembangan Usaha Rafli Yandra serta jajaran Kementerian Perhubungan, Bobby memastikan bahwa jalur telah pulih dan layanan kereta api kembali beroperasi dengan normal.
Gangguan cuaca berupa banjir yang melanda wilayah Medan-Binjai pada akhir November 2025 sempat menghentikan operasional KA Srilelawangsa selama beberapa hari. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat yang mengandalkan layanan kereta api untuk mobilitas sehari-hari. KAI segera merespons dengan mengerahkan tim untuk melakukan pemeriksaan dan pemulihan jalur secara cepat dan terukur.
Bobby menjelaskan bahwa proses pemulihan dilakukan dengan tahapan yang sistematis mulai dari penilaian kerusakan, perbaikan fisik jalur, hingga uji kelayakan operasional. Setiap tahapan harus diselesaikan dengan sempurna sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya. Pendekatan ini memastikan bahwa hasil perbaikan memenuhi standar keselamatan yang ditetapkan.
“Kunjungan jajaran Direksi KAI dan jajaran Kementerian Perhubungan ini memperlihatkan komitmen penuh terhadap keselamatan, keandalan prasarana, dan kualitas layanan. Setelah pemeriksaan lapangan dan serangkaian uji keselamatan, jalur Medan–Binjai dipastikan aman dilalui sehingga operasional KA Srilelawangsa kembali normal,” ujar Bobby. Masyarakat kini dapat kembali menggunakan layanan KA Srilelawangsa dengan tenang untuk kebutuhan perjalanan mereka.
(Redaksi)

