Jakarta, 2 September 2025 – PT Kereta Api Indonesia Persero melakukan konsolidasi program pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah melalui penyelenggaraan pelatihan Fast Track UMKM di Banyumas. Program konsolidatif ini berlangsung pada tanggal 2 hingga 3 September 2025 dengan melibatkan 26 pengusaha UMKM dari wilayah-wilayah strategis di Indonesia.
Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh pelaku usaha yang berasal dari Banyumas, Semarang, Yogyakarta, Madiun, Surabaya, dan Jember. Pemilihan peserta dari berbagai wilayah strategis ini mencerminkan visi KAI untuk menciptakan jaringan UMKM yang kuat dan berkelanjutan di seluruh area operasional perusahaan, khususnya dalam mendukung pengembangan ekonomi lokal yang inklusif dan kompetitif.
Kurikulum pelatihan disusun secara sistematis untuk memberikan pembekalan menyeluruh tentang berbagai aspek krusial dalam mengembangkan bisnis modern. Para peserta mendapatkan materi tentang pembentukan pola pikir pertumbuhan yang progresif, teknik merancang strategi bisnis yang efektif dan berkelanjutan, analisis komprehensif terhadap karakteristik dan preferensi konsumen, metodologi evaluasi kompetitif yang tepat dan akurat, pengelolaan aset merek yang strategis dan konsisten, serta penerapan teknologi digital dalam aktivitas pemasaran dan komunikasi bisnis yang efektif.
“Program pelatihan ini merupakan bentuk dukungan KAI terhadap pengembangan usaha mitra binaan yang telah menjadi bagian integral dari ekosistem bisnis perusahaan,” ungkap Manager Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto, Krisbiyantoro. Dia menekankan bahwa melalui inisiatif ini, KAI berharap dapat membantu para pelaku UMKM meningkatkan kapasitas dan daya saing usahanya dalam menghadapi tantangan pasar yang semakin dinamis.
(Redaksi)

