Jakarta, 31 Oktober 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) berhasil mencatatkan peningkatan performa signifikan pada layanan Kereta Api (KA) Bukit Serelo yang menghubungkan Kertapati (Palembang) dengan Lubuk Linggau. Peningkatan performa ini tidak hanya terlihat dari naiknya jumlah pelanggan, tetapi juga dari efisiensi waktu tempuh. Dengan implementasi Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2025, waktu perjalanan KA Bukit Serelo kini menjadi lebih cepat hingga 50 menit dibandingkan Gapeka 2023. Perjalanan Kertapati–Lubuk Linggau yang semula 7 jam 15 menit, kini dipangkas menjadi 6 jam 25 menit.
Peningkatan kecepatan ini merupakan hasil nyata dari upaya KAI dalam memperkuat infrastruktur di lintas Sumatera Bagian Selatan. Perbaikan menyeluruh dilakukan mulai dari peningkatan kualitas rel, perbaikan geometri jalur, hingga optimasi sistem persinyalan. Langkah-langkah ini penting untuk menjaga keandalan perjalanan sekaligus meningkatkan daya saing layanan transportasi darat. Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa penguatan infrastruktur menjadi kunci dalam mencapai efisiensi ini.
“Perbaikan infrastruktur dan peningkatan kecepatan lintas menjadi kunci dalam menjaga keandalan perjalanan dan meningkatkan daya saing layanan,” ujar Anne. Ia menambahkan, lintas yang semakin andal ini membuat perjalanan KA Bukit Serelo menjadi lebih efisien dan tepat waktu. Selain memberikan manfaat berupa kecepatan bagi pelanggan, efisiensi waktu ini juga berdampak positif pada konektivitas antardaerah. Mobilitas barang dan penumpang antara Palembang dan Lubuk Linggau, yang merupakan pusat ekonomi di Sumatera Selatan, kini menjadi lebih cepat.
Layanan KA Bukit Serelo ini merupakan kereta kelas ekonomi bersubsidi (PSO) dengan tarif terjangkau sebesar Rp32.000 untuk relasi terjauh, menjadikannya pilihan utama masyarakat. Kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api di Sumatera Selatan terus tumbuh, dibuktikan dengan jumlah pelanggan yang dilayani mencapai 406.739 orang sepanjang Januari hingga September 2025. Jumlah ini naik dibanding periode yang sama tahun 2024 yang mencatatkan 389.181 pelanggan. “Semangat Bukit Serelo merepresentasikan komitmen KAI untuk terus meningkatkan kualitas layanan di Sumatera Selatan agar masyarakat dapat menikmati perjalanan yang aman, cepat, dan nyaman,” tutup Anne. (Redaksi)

