Medan, 6 November 2025 – Dedikasi PT Railink dalam menjaga keselamatan masyarakat di sekitar jalur kereta api kembali ditunjukkan melalui program sosialisasi edukatif. Kegiatan yang berlangsung di SMP Methodist Batang Kuis, Jalan Pelita Nomor 35, Kabupaten Deli Serdang ini menghadirkan materi komprehensif tentang bahaya perlintasan sebidang bagi ratusan siswa dan guru. Sebagai pengelola layanan KA Srilelawangsa di Sumatera Utara, KAI Bandara menempatkan pendidikan keselamatan sebagai prioritas dalam upaya mencegah kecelakaan di area perkeretaapian.

Materi sosialisasi disampaikan secara interaktif oleh Sosiawan Putra yang menjabat sebagai Humas KAI Bandara. Fokus utama pembahasan adalah dampak dan risiko yang muncul akibat pelanggaran aturan di area perlintasan sebidang. Peserta mendapatkan penjelasan rinci mengenai berbagai konsekuensi serius, mulai dari potensi kecelakaan yang dapat mengakibatkan luka berat hingga hilangnya nyawa, kerugian finansial karena kerusakan fasilitas kereta api, sampai gangguan operasional yang menghambat sistem transportasi massal. Pemaparan ini dirancang untuk memberikan gambaran nyata tentang pentingnya kepatuhan terhadap aturan keselamatan.

Pengenalan rambu dan tanda peringatan di sekitar jalur kereta api menjadi bagian penting dari sesi edukasi. Para siswa diajarkan untuk mengenali dan memahami fungsi setiap rambu sebagai panduan berperilaku aman di sekitar area perkeretaapian. Materi juga menekankan larangan keras untuk melakukan aktivitas yang membahayakan seperti bermain, berjualan, atau berjalan di sepanjang rel kereta. Suasana pembelajaran yang kondusif diperkuat dengan sesi tanya jawab yang memfasilitasi diskusi dua arah. Para peserta juga menerima cinderamata maskot KA Srilelawangsa sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka.

Realitas di lapangan mencatat adanya 26 insiden pelemparan batu dan 15 kasus tertemper kereta di wilayah operasional KAI Bandara Sumatera Utara dari Januari hingga Oktober 2025 berdasarkan data PT Railink. Kepala Sekolah SMP Methodist Batang Kuis mengapresiasi kepedulian PT Railink dalam memberikan edukasi keselamatan kepada siswa. Direktur Utama PT Railink Porwanto Handry Nugroho menegaskan komitmen perusahaan dengan menyatakan, “Keselamatan merupakan prioritas utama dalam operasional kereta api. Edukasi kepada masyarakat, khususnya pelajar sebagai generasi muda, sangat penting untuk membangun budaya tertib dan sadar keselamatan di lingkungan perkeretaapian.” Harapannya, program ini dapat mengurangi angka insiden di masa mendatang.

(Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *