Jakarta, 06 November 2025 – Komitmen menuju ekonomi ramah lingkungan terus diperkuat melalui kolaborasi antara pemerintah dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI. Dukungan Presiden Prabowo Subianto terhadap pengadaan 30 rangkaian KRL baru menjadi tonggak penting dalam upaya mewujudkan transportasi rendah emisi di Indonesia.

Dalam peresmian Stasiun Tanah Abang Baru di Jakarta Pusat, Selasa (4/11), Presiden menegaskan bahwa pembangunan transportasi publik harus berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat sekaligus menjaga lingkungan. “Kalau untuk rakyat banyak, saya tidak ragu-ragu,” ujar Presiden Prabowo.

Proyek senilai Rp5 triliun tersebut menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam membangun transportasi massal berkelanjutan yang efisien dan ramah lingkungan.

Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menyebut dukungan Presiden sebagai langkah penting dalam memperkuat upaya KAI menuju modernisasi sistem perkeretaapian nasional. “Dukungan Presiden menjadi momentum penting bagi KAI untuk mempercepat peningkatan kualitas dan kapasitas layanan,” ujar Bobby.

Selain memperluas kapasitas layanan, KAI juga berkomitmen menurunkan tingkat emisi melalui penggunaan sarana listrik modern. Hal ini sejalan dengan target pemerintah dalam mengurangi dampak perubahan iklim dan menciptakan kota-kota dengan udara lebih bersih.

Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, mengungkapkan bahwa sebagian armada baru buatan CRRC dan INKA sudah siap beroperasi. “Kami terus memastikan seluruh sarana yang beroperasi sesuai dengan standar keselamatan dan efisiensi energi,” ujarnya.

Langkah kolaboratif antara KAI dan pemerintah ini tidak hanya meningkatkan kualitas layanan publik, tetapi juga menjadi pilar utama dalam pembangunan ekonomi hijau Indonesia.

Dengan pengoperasian KRL baru yang ramah lingkungan, Indonesia semakin dekat menuju masa depan transportasi perkotaan yang bersih, efisien, dan berkelanjutan. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *