Jakarta, 14 Agustus 2025 – KAI Daop 5 Purwokerto memprioritaskan keselamatan dengan mengoptimalkan fungsi 160 perlintasan terjaga di wilayah kerjanya. Upaya ini menjadi bagian integral dari strategi pencegahan kecelakaan di perlintasan yang telah menjadi perhatian serius manajemen perkeretaapian.
Sistem perlintasan terjaga dirancang khusus untuk menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api. Manager Humas Daop 5 Purwokerto, Krisbiyantoro menjelaskan bahwa meskipun telah dilengkapi sistem pengaman, perlintasan tetap memerlukan kedisiplinan tinggi dari pengguna jalan untuk menghindari risiko kecelakaan fatal.
Intensitas lalu lintas kereta yang tinggi dengan rata-rata 138 perjalanan harian, yang terdiri dari 110 kereta penumpang dan 28 kereta barang, menjadikan disiplin berlalu lintas di perlintasan sebagai kebutuhan mutlak. Karakteristik kereta api yang tidak dapat berhenti mendadak membuat setiap pelanggaran di perlintasan berpotensi menimbulkan konsekuensi serius.
“Setiap orang tetap harus waspada dan berhati-hati saat melintas di perlintasan sebidang baik terjaga dan tidak terjaga,” ungkap Krisbiyantoro. Dia menegaskan bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama yang memerlukan komitmen penuh dari seluruh stakeholder, baik operator kereta api maupun masyarakat pengguna jalan. Program “Berteman, Berhenti Tengok Kanan Kiri, Aman Jalan” menjadi slogan kampanye keselamatan yang diusung KAI Daop 5.
(Redaksi)

