Jakarta, 22 Desember 2025 – Kehadiran layanan kereta api yang memadai selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026 tidak hanya memfasilitasi mobilitas masyarakat, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap pergerakan ekonomi daerah di Sumatera Utara. PT Kereta Api Indonesia Divisi Regional I Sumatera Utara mencatat bahwa tingginya okupansi kereta api berkontribusi pada peningkatan aktivitas ekonomi di berbagai sektor.

Kemudahan akses transportasi melalui kereta api memungkinkan lebih banyak orang untuk bepergian ke berbagai daerah, yang pada gilirannya meningkatkan konsumsi di sektor perdagangan, kuliner, akomodasi, dan pariwisata. Anwar Yuli Prastyo, Plt. Manager Humas Divre I Sumatera Utara, menegaskan bahwa subsidi tiket pemerintah yang membuat tarif lebih terjangkau turut mendorong mobilitas dan aktivitas ekonomi. “Hal ini tentu saja turut menggerakkan roda perekonomian daerah melalui kemudahan akses transportasi,” tambah Anwar.

Dampak ekonomi dari kemudahan transportasi ini dirasakan di sepanjang koridor rute kereta api, mulai dari Medan hingga Tanjungbalai dan Siantar. Pedagang di stasiun-stasiun kereta api melaporkan peningkatan omzet, sementara pelaku usaha di destinasi tujuan juga merasakan kenaikan jumlah pengunjung. Multiplier effect dari mobilitas masyarakat ini menciptakan rantai ekonomi yang menguntungkan berbagai pihak.

KAI Divre I Sumut berkomitmen untuk terus menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi daerah melalui penyediaan layanan transportasi yang andal dan terjangkau. Dengan memfasilitasi mobilitas masyarakat, terutama di periode-periode puncak seperti Nataru, perusahaan turut berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi inklusif yang melibatkan berbagai lapisan masyarakat dan pelaku usaha di seluruh wilayah yang dilayani.

(Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *