Jakarta, 11 November 2025 – Komitmen jangka panjang PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 4 Semarang dalam melayani kesehatan masyarakat sekitar jalur kereta api kembali dibuktikan melalui penyelenggaraan Rail Clinic di Kabupaten Grobogan. Stasiun Kedungjati menjadi lokasi kegiatan mulia ini yang digelar pada Selasa pekan lalu dengan melibatkan tiga ratus warga setempat. Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan yang konsisten dijalankan ini menunjukkan bahwa perusahaan pelat merah tidak hanya fokus pada bisnis transportasi tetapi juga kesejahteraan masyarakat.

Serangkaian kegiatan Rail Clinic yang telah dilaksanakan di berbagai lokasi membuktikan konsistensi komitmen KAI Semarang. Setelah sukses digelar di Stasiun Telawa pada Oktober dua tahun lalu dan Stasiun Gundih pada November tahun lalu, kini giliran masyarakat Kedungjati merasakan manfaat pelayanan kesehatan gratis ini. Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menyatakan bahwa kontinuitas program ini dirancang untuk menjangkau seluruh wilayah operasional secara merata. “Melalui kegiatan bertema KAI Semakin Melayani ini, KAI bersinergi dengan Dinas Kesehatan serta berbagai instansi terkait dalam memberikan layanan kesehatan langsung kepada masyarakat. Kami berharap kehadiran Rail Clinic dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di sekitar jalur kereta api,” tegasnya dengan penuh keyakinan.

Kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan Rail Clinic kali ini. KAI Semarang menggandeng Dinas Kesehatan setempat dan instansi terkait lainnya untuk memastikan program berjalan maksimal. Kerjasama ini memungkinkan penyediaan tenaga medis berkualitas dan bantuan sosial yang tepat sasaran. Tujuh belas tenaga kesehatan profesional dilibatkan dengan komposisi tiga dokter umum, satu dokter gigi, satu dokter spesialis kebidanan dan kandungan, satu ahli optometri, dua apoteker, dan sebelas paramedis yang bekerja tanpa henti selama empat jam penuh.

Rail Clinic generasi keempat yang dioperasikan menawarkan kelengkapan fasilitas setara dengan klinik modern namun dengan mobilitas tinggi. Empat kereta diesel dimanfaatkan optimal dengan dua kereta untuk pelayanan kesehatan lengkap dengan peralatan elektrokardiogram, ultrasonografi, dan hematology analyzer, sementara dua kereta lainnya berfungsi sebagai perpustakaan keliling. Layanan kesehatan yang diberikan sangat komprehensif mencakup pemeriksaan umum, gigi, kebidanan, mata, laboratorium, farmasi, penyuluhan kesehatan, dan edukasi kesehatan reproduksi. KAI Semarang juga menyalurkan bantuan sosial berupa lima puluh kacamata gratis, empat puluh paket gizi dan alat tulis, santunan untuk enam puluh delapan anak yatim piatu, tiga kursi roda untuk lansia, dan dua puluh lima paket sembako bagi petugas penjaga lintasan.

(Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *